Pengertian

Desolex N adalah obat yang digunakan untuk pengobatan penyakit kulit, seperti: dermatitis atopik (kulit meradang, gatal, kering, dan pecah-pecah) dan seborrheic (menyebabkan kulit bersisik), pruritus (gatal) pada anus dan vulva, serta radang pada liang telinga bagian luar. Desolex N mengandung neomycin dan desonide. Neomycin adalah antibiotik golongan aminoglikosida yang digunakan untuk mengobati infeksi-infeksi yang disebabkan terutama oleh bakteri gram negatif. Desonide adalah golongan obat anti-inflamasi kortikosteroid topikal dengan potensi rendah digunakan untuk mengobati dermatitis atopik, dermatitis seboroik, dermatitis kontak, dan psoriasis pada orang dewasa dan anak-anak.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Anti-infektif Topikal dengan Kortikosteroid.
  • Kandungan: Desonide 0.05%, neomycin sulfate 0.5%.
  • Bentuk: Krim.
  • Satuan Penjualan: Tube.
  • Kemasan: Tube @ 10 gram.
  • Farmasi: PT Surya Dermato Medica Laboratories.

Kegunaan

Desolex N di gunakan untuk meredakan peradangan pada kulit yang responsif terhadap kortikosteroid, terutama jika disertai dengan infeksi sekunder yang responsif terhadap neomisin.

Dosis & Cara Penggunaan

Penggunaan Desolex N Krim harus dikonsultasikan dengan Dokter. Aturan penggunaan Desolex N:

Oles Desolex N krim pada bagian kulit yang sakit 2-3 kali sehari.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan Desolex N adalah:

  • Kulit terasa terbakar, gatal, iritasi, kulit kering.
  • Folikulitis (peradangan yang terjadi pada folikel rambut atau tempat rambut tumbuh yang biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri), hipertrikhosis (kondisi kelainan langka yang ditandai dengan pertumbuhan rambut terlalu cepat dan berlebih di sekujur tubuh).
  • Erupsi menyerupai akne.
  • Hipopigmentasi (merupakan suatu kondisi di mana kulit tampak lebih terang atau putih karena kekurangan pigmen melanin yaitu zat alami pemberi warna kulit).
  • Dermatitis perioral (erupsi eritematosa persisten yang terdiri dari papul kecil dan papulo-pustul yang berlokasi di sekitar mulut) dan dermatitis kontak alergik (ruam kulit yang disebabkan oleh kontak dengan zat tertentu).


Kontraindikasi
Hindari penggunaan Desolex N pada pasien yang memiliki indikasi:

  • Hipersensitif terhadap komponen obat ini.
  • Rosacea (suatu kondisi yang menyebabkan benjolan kemerahan dan biasanya kecil, merah, dan berisi nanah di wajah), jerawat, dermatitis perioral (peradangan kulit pada daerah sekitar mulut), gatal pada daerah kelamin serta anus, dan infeksi virus kulit primer.
  • Komplikasi otitis eksterna (peradangan telinga) pada gendang telinga.
  • Pengobatan lesi kulit yang terinfeksi primer yang disebabkan oleh jamur atau bakteri.
  • Infeksi primer atau sekunder karena ragi atau infeksi sekunder karena spesies Pseudomonas atau Proteus
  • Anak-anak

Interaksi Obat
Neomisin sulfat yang terkandung dalam Desolex N dapat meningkatkan efek depresi pernafasan dari penghambat neuromuskuler.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Desolex N ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.