Pengertian

Detrovel merupakan obat yang mengandung Simvastatin. Detrovel digunakan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan kadar kolestrol total, mengurangi resiko terjadinya gangguan pada jantung dan stroke. Detrovel bekerja dengan cara menghambat 3-hidroksi-3-metil-glutaril-koenzim A (HMG-CoA) reduktase yang mempunyai fungsi untuk mempercepat pembentukan kolesterol dalam tubuh.

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kelas Terapi: Agen Dislipidemik
  • Kandungan: Simvastatin 5 mg; Simvastatin 10 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Pratapa Nirmala

Kegunaan

Detrovel di gunakan untuk menurunkan kadar kolesterol.

Dosis dan Cara Penggunaan

Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  • Hyperlipidaemia
    Dosis awal: 10-20 mg, di minum 1 kali sehari saat malam hari. Dosis dapat di sesuaikan dalam jangka waktu minimal 4 minggu. Maksimal: 80 mg / hari.
  • Mengurangi Resiko Penyakit Jantung
    Pasien berisiko tinggi: 20-40 mg, di minum 1 kali sehari.
    Pasien dengan risiko sedang: 10 mg, di minum 1 kali sehari.

Efek Samping

  • Sakit kepala
  • Mual
  • Perut kembung, mulas, sakit perut, diare atau sembelit
  • Ruam kulit
  • Trombositopenia (Rendahnya kadar trombosit)
  • Nyeri otot
  • Kelemahan otot
  • Penglihatan kabur
  • Disfungsi seksual
  • Insomnia (sulit tidur)

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Detrovel pada pasien:

  • Penderita penyakit hati akut atau peningkatan transaminase serum persisten yang tidak dapat dijelaskan.
  • Pasien keturunan Cina sebaiknya tidak menggunakan simvastatin 80 mg / hari dengan dosis modifikasi produk yang mengandung niacin (≥1 g).
  • Simvastatin 80 mg tidak boleh dimulai pada pasien baru dan mereka yang menggunakan dosis rendah.
  • Penggunaan bersamaan dengan inhibitor CYP3A4 yang kuat, misalnya: itraconazole, ketoconazole, posaconazole, clarithromycin, erythromycin, telithromycin, nefazodone, penghambat protease HIV (misalnya: nelfinavir), boceprivir, telaprevir, gemfibrozil, ciclosporin, danazol, jus jeruk bali.
  • Wanita hamil dan menyusui.

Interaksi Obat:

  • Dapat meningkatkan risiko perdarahan jika di berikan bersamaan dengan antikoagulan.
  • Mengurangi kadar serum jika di berikan bersamaan dengan bosentan, efavirenz, dan rifampisin.
  • Meningkatkan risiko miopati dan rhabdomiolisis jika di berikan bersamaan dengan kolkisin, amiodaron, verapamil, dan diltiazem.
  • Meningkatkan risiko miopati jika di berikan bersamaan dengan amlodipine, asam fusidic.
  • Meningkatkan hepatotoksisitas jika di berikan bersamaan dengan ezetimibe.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Detrovel ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.