Pengertian

Dexketoprofen merupakan obat generik yang dapat digunakan untuk meredakan nyeri ringan hingga sedang. Dexketoprofen tersedia dalam bentuk tablet dan cairan injeksi. Dexketoprofen injeksi di berikan pemberian obat scara per oral tidak memungkinkan.

Keterangan

  1. Dexketoprofen Trometamol Tablet
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS).
    • Kandungan: Dexketoprofen 25 mg.
    • Bentuk: Tablet.
    • Satuan Penjualan: Strip.
    • Kemasan: Strip @10 Tablet.
    • Farmasi: Pratapa Nirmala; Guardian Pharmatama; Beta Pharmacon; Etercon Pharma.
  2. Dexketoprofen Trometamol Injeksi
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Obat Anti Inflamasi Non Steroid (OAINS).
    • Kandungan: Dexketoprofen 25 mg/ mL.
    • Bentuk: Cairan Injeksi.
    • Satuan Penjualan: Ampul.
    • Kemasan: Ampul @ 2 mL.
    • Farmasi: Pratapa Nirmala; Guardian Pharmatama; Beta Pharmacon; Etercon Pharma.

Kegunaan

Dexketoprofen dapat digunakan untuk mengatasi gejala nyeri akut, seperti pada kondisi nyeri sendi, nyeri pasca operasi, dismenore (nyeri perut saat haid), sakit gigi. Dexketoprofen injeksi di berikan pada keadaan dimana pemberian peroral tidak memungkinkan seperti nyeri pasca operasi.

Dosis & Cara Penggunaan

Dexketoprofen merupakan golongan obat keras. Sehingga dosis pemberiannya perlu di konsultasikan terlebih dahulu pada dokter:

  1. Dexketoprofen Tablet
    • Dewasa : 3 x sehari 1 tablet sesudah makan.
    • Nyeri pasca operasi : 3 x sehari 1 tablet sesudah makan.
  2. Dexketoprofen Injeksi
    • Di berikan dosis 50 mg secara intramuskular (melalui otot)/ melalui infus intravena lambat setiap 8-12 jam. Dosis total maksimal: 150 mg setiap hari.

Efek Samping

  • Mual, muntah
  • Gangguan pada saluran pencernaan
  • Gangguan menstruasi
  • Gangguan prostat
  • Gangguan tekanan darah
  • Terjadi reaksi sensitif pada cahaya

Kontraindikasi

  • Untuk pasien yang memiliki hipersensitif pada penggunaan obat ini tidak di anjurkan untuk menggunakan obat ini.
  • Pasien dengan riwayat asma, rhinitis alergi sebaiknya jangan menggunakan obat ini tanpa anjuran dari Dokter.
  • Urtikaria atau edema angioneuritik yang diinduksi obat lain dengan cara kerja yang serupa.

Interaksi Obat

  • Dextromethrophan dapat menimbulkan suatu reaksi jika di berikan bersamaan dengan obat anti nyeri, salisilat, anti koagulan (mempercepat pembekuan darah). Penggunan obat tersebut secara bersamaan dapat menimbulkan efek peningkatan risiko perdarahan serta meningkatkan efek toksik (racun).
  • Jika digunakan bersamaan dengan obat siklosporin dan takrolimus akan menimbulkan risiko kerusakan fungsi ginjal.