Pengertian

Dexpira merupakan obat yang mengandung Piracetam yang bekerja pada sistem saraf. Obat ini dapat digunakan untuk gejala proses menua, seperti: menurunnya daya ingat (demensia), kekurangan dalam berkonsentrasi, dan vertigo. Penggunaan obat ini biasanya digunakan pada lansia diatas 60 tahun yang memiliki sirkulasi darah yang tidak lancar sehingga menyebabkan daya ingat dan konsentrasi berkurang. Dexpira tersedia dalam 3 macam bentuk sediaan, yaitu: Kaplet, Cairan Infus, dan Cairan Injeksi.

Keterangan

  1. Dexpira Kaplet
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Neurotropik.
    • Kandungan: Piracetam 1200 mg, Piracetam 800 mg.
    • Bentuk: Kaplet.
    • Satuan Penjualan: Strip.
    • Kemasan: Strip @10 kaplet.
    • Farmasi: PT Dexa Medica.
  2. Dexpira Injeksi
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Neurotropik.
    • Kandungan: Piracetam 200 mg/mL.
    • Bentuk: Injeksi.
    • Satuan Penjualan: Ampul.
    • Kemasan: Box, 4 Ampul @ 5 mL.
    • Farmasi: PT Dexa Medica.
  3. Dexpira Infus
    • Golongan: Obat Keras.
    • Kelas Terapi: Neurotropik.
    • Kandungan: Piracetam 200mg/mL.
    • Bentuk: Cairan Infus
    • Satuan Penjualan: Botol.
    • Kemasan: Box, 1 Botol @ 60 mL.
    • Farmasi: PT Dexa Medica.

Kegunaan

Dexpira digunakan sebagai terapi pada kondisi menurunnya daya ingat akibat penuaan (demensia), konsentrasi berkurang, vertigo dan mengatasi gejala trauma.

Dosis & Cara Penggunaan

Dexpira merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan dexpira juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan dexpira injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis.

  1. Dosis pengunaan Dexpira Kaplet:
    Untuk gejala ganguan kognitif:
    • Dosis awal: 1 kaplet, di berikan 2 kali sehari selama 6 hari. Dosis selanjutnya di berikan 1 kali sehari 1 kaplet.
  2. Dosis penggunaan Dexpira Injeksi:
    • Dosis awal pemakaian: di berikan dosis 1 gram, disuntikkan 3 kali sehari melalui pembuluh darah (intravena) atau disuntikkan melalui otot (intramuskular).
  3. Dosis penggunaan Dexpira Infus:
    • Di berikan 1 x sehari 1/2 dosis lazim (30mL)
    • Di berikan 1 x sehari 1/4 dosis lazim (20mL).

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Dexpira antara lain, seperti:

  • Tremor
  • Merasa gugup
  • Dapat terjadi perdarahan
  • Insomnia (susah tidur)
  • Gangguan pencernaan disertai mual dan mutah
  • Sakit kepala.

Kontraindikasi

  • Tidak di anjurkan bagi pasien yang memiliki alergi atau hipersensitif terhadap obat yang mengandung komposisi Piracetam.
  • Tidak boleh di berikan pada pasien yang memiliki riwayat gangguan ginjal

Interkasi Obat

  • Obat dengan komposisi Piracetam sebaiknya dihindari pemakian bersamaan dengan obat yang memiliki efek warfarin (obat pengencer darah) karena dapat menimbulkan efek samping perdarahan,misalnya obat seperti: clopidogrel, cilostazol, ticlopidine dipiridamole.
  • Tidak di anjurkan untuk obat yang mengandung Piracetam digunakan bersamaan dengan obat yang mengandung ekstrak tiroid atau golongan obat tiroid karena dapat menyebabkan gangguan tidur.