Pengertian

Diabit merupakan obat yang mengandung Metformin HCl. Diabit digunakan bersamaan dengan program diet dan olahraga yang tepat dan mungkin dikombinasikan dengan obat lain untuk membantu mengontrol gula darah tinggi. Diabit juga dapat digunakan pada pasien dengan diabetes tipe 2. Dengan mengontrol gula darah tinggi dapat membantu mencegah kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, kehilangan anggota tubuh dan masalah fungsi seksual. Kontrol yang tepat diabetes juga dapat mengurangi resiko jantung koroner (rusaknya dinding pembuluh darah). Obat ini juga biasa digunakan pada wanita dengan penyakit ovarium tertentu (sindrom gangguan hormon). Diabit dapat membuat siklus menstruasi lebih teratur dan meningkatkan kesuburan. Diabit 500 bekerja dengan cara menghambat glukoneogenesis ( Pembentukan glukosa dari senyawa bukan karbohidrat ) dan glikogenolisis ( Pemecahan glikogen atau karbohidrat yang tersimpan dalam tubuh ).

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Diabetes.
  • Kandungan: Metformin HCl 500 mg.
  • Bentuk: Tablet .
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet .
  • Farmasi: Hexpharm Jaya.

Kegunaan

Diabit digunakan untuk mengobati DM tipe 2 ( NIDDM ) yang kadar gula darahnya tidak terkontrol dengan diet dan aktivitas fisik.

Dosis & Cara Penggunaan

Diabit merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan diabit juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Dosis awal : 2x500 mg/hari, dosis dapat ditingkatan 500 mg/minggu setiap 2 minggu.
  • Dosis maksimum : 2000 mg dalam dosis terbagi. Diberikan bersama makanan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan diabit yaitu :

  1. Anoreksia (Gangguan berupa penurunan nafsu makan yang berlebihan)
  2. Mual dan muntah
  3. Diare
  4. Sakit perut
  5. Gangguan indera pengecap
  6. Hepatitis (penyakit peradangan hati)


Kontraindikasi:

  1. Fungsi ginjal (misalnya dehidrasi, infeksi parah, syok)
  2. Hipoksia akut atau kronis yang menyebabkan penyakit (misalnya gagal jantung atau gagal napas
  3. Gangguan ginjal berat (eGFR 4. Pemberian beryodium secara intravaskular.


Interaksi obat

Interaksi obat Diabit antara lain :

  1. Efek aditif (ketergantungan) jika digunakan bersama Diabit dengan sulfonilurea.
  2. Thiazide diuretik, kortikosteroid, fenotiazin, simpatomimetik, niacin, Ca channel blocker dan isoniazid dapat memperburuk hilangnya kontrol glikemik.
  3. ACE inhibitor dapat mengurangi kadar puasa glukosa darah.
  4. Dapat meningkatkan tingkat serum dengan cimetidine


Kategori Kehamilan

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan diabit ke dalam Kategori B
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).