Pengertian

Diaglime mengandung Glimepiride yang digunakan bersama program diet dan olahraga yang sesuai untuk membantu mengontrol kadar gula darah yang tinggi pada penderita diabetes tipe 2. Dengan mengontrol kadar gula darah, dapat membantu mencegah dan mengurangi resiko kerusakan ginjal, kebutaan, masalah saraf, kehilangan anggota tubuh dan masalah fungsi seksual. Diaglime bekerja dengan membantu mengeluarkan insulin di dalam tubuh. Insulin berguna membantu mengendalikan kadar gula di dalam darah dan merupakan sebuah hormon yang terbuat secara alami di dalam pankreas. Penderita diabetes melitus tidak dapat menggunakan insulin secara efektif atau tidak memiliki insulin yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Obat Antidiabetes.
  • Kandungan: Glimepiride 1 mg; Glimepiride 2 mg; Glimepiride 3 mg; Glimepiride 4 mg
  • Bentuk: Tablet .
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 15 Tablet .
  • Farmasi: Kalbe Farma

Kegunaan

Diaglime digunakan untuk membantu mengobati penyakit Diabetes Melitus tipe 2. Dimana kadar gula darah tidak dapat dikendalikan secara adekuat dengan diet, latihan fisik, dan penurunan berat badan saja.

Dosis & Cara Penggunaan

Diaglime Tablet termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Diaglime Tablet juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Aturan pengggunaan Diaglime pada umumnya :

  • Pada dewasa, dosis awal 1-2 mg perhari. Dosis dapat ditingkatkan sebanyak 1-2 mg dengan jarak waktu 1-2 minggu
  • Dosis pemeliharaan: di berikan dosis 4 mg perhari. Maksimal 6 mg perhari
  • Pada manula: dosis awal: di berikan 1 mg perhari

Efek Samping

  • Pusing atau sakit kepala.
  • Mual.
  • Gejala seperti flu.
  • Dyspnoea/sesak nafas.
  • Tekanan darah menurun drastis
  • Trombositopenia (penurunan jumlah platelet dalam darah di bawah batas minimal)
  • Thrombocytopenic purpura (penyakit kelainan autoimun yang berdampak kepada trombosit atau platelet)
  • Shock (keadaan kesehatan yang mengancam jiwa ditandai dengan ketidakmampuan tubuh untuk menyediakan oksigen untuk mencukupi kebutuhan jaringan)

Interaksi Obat
Tidak boleh di berikan bersamaan dengan salisilat, sulfonamid, kloramfenikol, klaritromisin, antikoagulan coumarin, probenesid, inhibitor CYP2C9, turunan asam fibric, disopiramid, fluoxetine, kuinolon, ACE inhibitor, MAOIs

Keamanan Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Diaglime ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.