Pengertian

Dibekacin merupakan obat dalam bentuk injeksi dan tetes mata yang digunakan untuk membantu mengobati infeksi kulit, jaringan lunak, saluran pernafasan, saluran kemih dan kelamin, dan infeksi mata. Dibekacin bekerja dengan cara menghentikan produksi protein yang dibutuhkan bakteri untuk bertahan hidup.

Keterangan

  1. Dibekacin Injeksi
    • Golongan: Obat keras
    • Kelas Terapi: Antibiotik
    • Kandungan: Dibekasin Sulfat 50 mg
    • Bentuk: Cairan Injeksi
    • Satuan Penjualan: Ampul
    • Kemasan: Dus, 10 Ampul @ 2 mL
    • Farmasi: Meiji Indonesia PT
  2. Dibekacin Tetes Mata
    • Golongan: Obat keras
    • Kelas Terapi: Antibiotik
    • Kandungan: Dibekasin Sulfat 0.03%
    • Bentuk: Tube
    • Satuan Penjualan: Tube
    • Kemasan: Dus, 1 Botol Plastik @ 5 mL
    • Farmasi: Meiji Indonesia PT

Kegunaan

Dibekacin injeksi digunakan untuk membantu mengobati infeksi kulit, jaringan lunak, saluran pernafasan, saluran kemih dan kelamin. Sedangkan Dibekacin Tetes Mata di gunakan untuk mengobati infeksi mata.

Dosis & Cara Penggunaan

Dibekacin merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan dibekacin juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan XX injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis.

  • Dibekacin Injeksi
    Dosis harian adalah 100 mg untuk orang dewasa dan 1-2 mg / kg berat badan untuk bayi dan anak-anak, diberikan melalui injeksi intramuskular (melalui otot) dalam 1 atau 2 dosis terbagi. Dosis dapat disesuaikan sesuai dengan usia atau tingkat keparahan infeksi.
  • Dibekacin Tetes Mata
    Teteskan Dibekacin 2 tetes pada mata yang sakit, sebanyak 4 kali perhari.

Efek Samping

  • Ototoksisitas (Gangguan pada fungsi pendengaran)
  • Nefrotoksisitas (Gangguan pada fungsi ginjal)
  • Kerusakan hati
  • Gangguan Pencernaan


Kontraindikasi

Hindari pemberian pada pasien yang memiliki hipersensitif terhadap komposisi yang terkandung dalam Dibekacin.

Interaksi Obat
Pemberian bersama diuretik dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi ginjal.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Dibekacin ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).