Pengertian

Diralox merupakan sediaan obat berbentuk suspensi yang diproduksi oleh PT. IFARS. Diralox mengandung Furazolidone yang bermanfaat untuk pengobatan diare spesifik dan gastroenteritis (infeksi pada usus) yang disebabkan oleh Salmonella, Shigella, Staphylococcus aureus, Streptococcus faecalis, Escherichia coli, Entamoeba histolytica dan Giardia intestinalis.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik
  • Kandungan: Furazolidone 50 mg
  • Bentuk: Suspensi
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan: Botol @ 60 ml
  • Farmasi: PT. Ifars

Kegunaan

Diralox di gunakan untuk pengobatan diare spesifik dan infeksi usus yang disebabkan oleh Salmonella, Shigella, Staphylococcus aureus, Streptococcus faecalis, Escherichia coli, Entamoeba histolytica dan Giardia intestinalis.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis dan Cara Penggunaan Diralox, harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  • Dewasa dan anak usia > 12 tahun: 1-2 sendok takar (5-10 mL), di minum 4 kali sehari 
  • Anak usia > 5 tahun: 1/2 - 1 sendok takar (2,5-5 mL), di minum 4 kali sehari,
  • Anak usia 1-5 tahun: 1/2 sendok takar (2,5 mL), di minum 4 kali sehari. Lama terapi tidak boleh lebih dari 7 hari.

Efek Samping

  • Hipersensitivitas
  • Hipoglikemia (kadar gula darahkurang dari normal)
  • Hipotensi ortostatik
  • Pusing
  • Kantuk
  • Sakit kepala
  • Mual, muntah
  • Ruam
  • Demam
  • Artralgia (nyeri sendi) 

Kontraindikasi
Tidak boleh di berikan pada pasien yang hipersensitif dan bayi.

Interaksi Obat 
Potensi krisis hipertensi jika di berikan bersamaan dengan simpatomimetik.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Diralox ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.