Pengertian

Disudrin merupakan sediaan obat yang mengandung Pseudoefedrine HCl. Disudrin adalah obat untuk meringankan hidung tersumbat dan gejala alergi. Disudrin termasuk dalam golongan obat simpatomimetik yang memiliki aksi dekongestan (pelega hidung tersumbat) pada mukosa hidung. Secara langsung merangsang α-reseptor dan β-adrenergi, sehingga menyebabkan relaksasi otot-otot bronkus (sistem pernapasan).
Disudrin tersedia dalam bentuk sediaan Tablet dan Drop Sirup (digunakan untuk anak-anak yang sulit menelan). Penggunaan Disudrin dapat menyebabkan kantuk. Disudrin tidak aman digunakan untuk ibu hamil, menyusui.

Keterangan

  1. Disudrin Sirup:
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek.
    • Kandungan: Pseudoefedrine HCl 7.5mL/0.8 mL.
    • Bentuk: Sirup.
    • Satuan Penjualan: Botol.
    • Kemasan: Botol 60 mL.
    • Farmasi: Medifarma Lab Inc PT.
  2. Disudrin Tablet:
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek.
    • Kandungan: Pseudoefedrine HCl.
    • Bentuk: Tablet.
    • Satuan Penjualan: Strip.
    • Kemasan: Strip @10 Tablet.
    • Farmasi: Medifarma Lab Inc PT

Kegunaan

Disudrin digunakan untuk membantu meringankan gejala hidung tersumbat.

Dosis & Cara Penggunaan

  1. Dosis penggunaan Disudrin Tablet:
    Anak diatas 12 tahun: Diminum 3 kali sehari 1 tablet.
    Anak umur 6 sampai 12 tahun diminum 3 kali sehari ½ tablet. Diminum setelah makan.
  2. Dosis penggunaan Disudrin Drop:
    Anak umur 2 sampai 6 tahun diminum 0.8 mL sehari. Diberikan sesudah makan.

 

Efek Samping

Efek samping yang dapat timbul seperti mengantuk, sakit kepala, sulit tidur, tremor (bergetar tak terkendali) dan mulut kering.

Kontraindikasi:

Hindari penggunaan Disudrin pada pasien yang memiliki indikasi:
1. Hipertensi.
2. Penyakit jantung iskemik.
3. Penyakit pembuluh darah oklusif.
4. Gangguan ginjal berat.
5. Diabetes mellitus.
6. Glaukoma sudut tertutup.
7. Pembesaran prostat.
8. Bersamaan atau dalam 14 hari penggunaan MAOI.

Interaksi Obat:

Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Disudrin:
1. Peningkatan aktivitas alat pacu jantung ektopik dapat terjadi ketika diberikan dengan digitalis.
2. Dapat mengurangi efek farmakologis dari agen antihipertensi yang mengganggu aktivitas simpatis (reserpin, metildopa).
3. Peningkatan penyerapan dengan aluminium hidroksida.
4. Peningkatan efek dengan doxapram dan oksitosin.
5. Penurunan efek terapeutik dengan antipsikotik.
6. Mengurangi tingkat penyerapan dengan kaolin.

Kategori Kehamilan:

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Disudrin ke dalam Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.