Obat Dogmatil - Dosis, Pemakaian, Efek Samping - Klikdokter.com
search
Dogmatil

Dogmatil

Obat

Pengertian

Dogmatil adalah obat yang di produksi oleh Soho Industri Pharmasi. Dogmatil mengandung Sulpiride yang digunakan untuk membantu terapi skizofernia (gangguan mental yang terjadi dalam jangka panjang) dan mengobati migrain. Dogmatil merupakan golongan obat keras, sehingga penggunaannya perlu di konsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter.

Keterangan

  1. Dogmatil
    • Golongan: Obat keras
    • Kelas Terapi: Antipsikotik
    • Kandungan: Sulpiride 50 mg
    • Bentuk: Kapsul.
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Kapsul.
    • Farmasi: Soho Industri Pharmasi
  2. Dogmatil Forte
    • Golongan: Obat keras
    • Kelas Terapi: Antipsikotik
    • Kandungan: Sulpiride 200 mg
    • Bentuk: Tablet.
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 10 Kapsul.
    • Farmasi: Soho Industri Pharmasi

Kegunaan

Dogmatil digunakan untuk membantu terapi gangguan psikosomatik (gangguan ketika pikiran memengaruhi tubuh, hingga memicu munculnya keluhan fisik), skizofrenia, dan mengobati migrain.

Dosis & Cara Penggunaan

Dogmatil merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan dogmatil juga harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Awal: dosis 200-400 mg diminum 2 kali sehari.
  • Pasien dengan gejal utama positif: dapat diberikan dosis hingga 1.200 mg diminum 2 kali sehari.
  • Pasien dengan gejala utama negatif: dapat diberikan dosis hingga total 800 mg / hari.
  • Pasien dengan gejala campuran positif dan negatif (tidak mendominasi): dosis 400-600 mg diberikan 2 kali sehari.

Cara Penyimpanan
Simpan pada suhu kurang dari 25 derajat Celcius.

Efek Samping

Efek samping penggunaan Dogmatil yang mungkin terjadi adalah:

  • Darah rendah
  • Impotensi
  • Merasa mual dan muntah
  • Mengalami gangguan konsentrasi
  • Merasa pusing
  • Mulut terasa kering.

Kontraindikasi

  • Tidak boleh diberikan kepada pengguna yang memiliki alergi atau hipersensitif terhadap penggunaan dogmatil.
  • Tidak boleh diberikan kepada penderita tumor.
  • Tidak boleh diberikan kepada Penderita kanker payudara.
  • Tidak boleh diberikan kepada pasien yang sedang menjalani pengobatan levodopa tidak disarakan mengonsumsi Dogmatil
  • Tidak boleh diresepkan kepada penderita porpiria akut.

Interaksi obat
Berikut ini adalah beberapa interaksi obat yang umumnya terjadi pada penggunaan Dogmatil:

  • Kombinasi dengan obat penginduksi bradikardia (misal β-blocker, beberapa channel Ca blocker) atau obat yang menginduksi ketidakseimbangan elektrolit (misalnya diuretik hipokalaemik, obat pencahar stimulan, IV amfoterisin B, glukokortikoid, tetrakosaktida) dapat menginduksi torsades de pointes atau memperpanjang interval QT .
  • Hipotensi postural yang meningkat jika digunakan bersama obat antihipertensi lainnya.
  • Penggunaan bersamaan dengan depresan sistem saraf pusat lainnya dapat menyebabkan peningkatan depresi sistem saraf pusat.
  • Pemberian bersamaan dengan antasid atau sukralfat dapat menurunkan absorpsi sulpiride.
  • Penggunaan bersamaan dengan litium meningkatkan risiko efek samping ekstrapiramidal.
  • Dapat mengurangi keefektifan ropinorole.

Overdosis

  • Gejala: Gelisah, kesadaran menurun, gejala ekstrapiramidal, kebingungan, tekanan darah rendah, dan koma.
  • Penatalaksanaan: Pengobatan simtomatik dan suportif. Dapat dihilangkan sebagian dengan hemodialisis atau diobati dengan diuresis osmotik alkali dan obat anti-parkinsonian, jika perlu. Penanganan pasien overdosis hanya dapat dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Reporter dan Editor
Reporter

Klikdokter

livechat