Pengertian

Dominic mengandung Dobutamine 250mg adalah cairan obat yang penggunannya disuntikkan ke dalam tubuh melalui pembuluh darah (Intra Vena). Obat ini merupakan obat resep yang tidak bisa di dapatkan di apotek secara bebas jika tanpa resep Dokter. Obat ini utamanya digunakan sebagai obat untuk mengobati gagal jantung akibat operasi atau melemahnya otot jantung.

Dobutamine hanya digunakan dalam kurun waktu singkat. Obat ini bekerja dengan cara merangsang kerja otot jantung dan meningkatkan aliran darah dengan membantu jantung agar memompa lebih baik lagi. Dobutamin sering digunakan untuk meningkatkan tekanan darah sistolik. Selain itu, obat ini biasanya diberikan jika pasien telah mencoba berbagai jenis obat jantung lainnya namun mengalami kegagalan.

Sebelum menggunakannya, konsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu.

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kelas Terapi: Obat untuk Jantung
  • Kandungan: Dobutamine 250 mg/5ml
  • Bentuk: Larutan Injeksi
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Box, 5 Vial @5 ml
  • Farmasi: Kalbe Farma.

Kegunaan

Dominic mengandung Dobutamine 250m digunakan sebagai obat untuk mengobati gagal jantung akibat operasi atau melemahnya otot jantung.

Dosis & Cara Penggunaan

Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

Gagal Jantung Akut
Dewasa: 2,5-10 mcg / kgBB / menit. Kisaran dosis 0,5-40 mcg / kgBB / menit dapat diberikan. Sesuaikan sesuai dengan denyut jantung, jantung dan output urin.
Anak Neonatus - Usia 18 tahun: Dosis awalnya, 5 mcg / kBBg / menit, sesuaikan dengan 2-20 mcg / kgBB / menit sesuai respons. Di berikan melalui injeksi intravena.

Tes Stres Jantung
Dewasa: 5 mcg / kgBB / menit selama 8 menit melalui infus menggunakan larutan yang mengandung 1 mg / mL. Tingkatkan dosis dengan peningkatan 5 mcg / kgBB / menit hingga dosis maksimal 20 mcg / kgBB / menit, dengan setiap dosis diinfuskan selama 8 menit sebelum peningkatan dosis berikutnya.

Efek Samping

Efek Samping
- Meningkatan denyut jantung,
- Detak jantung ektopik, nyeri dada, palpitasi (Kondisi detak jantung yang semakin kuat menyebabkan getaran di bagian tubuh lain seperti dada), - - - Meningkatan tekanan darah
- Ruam kulit
- Demam
- Sesak
- Parestesia (kesemutan)
- Mual dan muntah
- Demam
- Sakit kepala
- Peradangan pembuluh darah di tempat injeksi
- Hipokalemi (kalium dalam aliran darah berada di bawah batas normal).

Kontraindikasi
- Tidak boleh dikonsumsi oleh pasien yang memiliki alergi terhadap komponen yang terkandung dalam Dominic injeksi
- Tidak boleh diberikan kepada pengguna dibawah umur
- Tidak boleh diberikan kepada pasien yang menderita stenosis aorta berat dan hipertensi
- Pengguna dengan aktivitas ektopik ventikel tinggi tidak boleh diresepkan Dobutamine Hameln
- Pengguna dengan fibrilasi atrium tidak disarankan mengonsumsi Dobutamine Hameln

Interaksi Obat
Interaksi ini terjadi jika dobutamin di berikan bersamaan dengan obat lain seperti :
- Meningkatkan risiko hipotensi dan takikardia, jika digunakan dengan obat penghambat alfa seperti doxazosin.
- Memicu gangguan irama jantung, jika digunakan dengan gas bius seperti halothane, quindine, atau digoxin.
- Meningkatkan risiko hipertensi dan aritmia, jika digunakan dengan antidepresan trisiklik seperti amitriptylline.
- Meningkatkan tekanan darah, jika digunakan dengan obat anti hipertensi seperti obat golongan penghambat beta (misalnya atenolol) dan ARB (misalnya losartan).
- Meningkatkan risiko hipertensi dan bradikardia, jika digunakan dengan penghambat beta non selektif (seperti propranolol).
- Meningkatkan risiko munculnya efek samping dobutamin, jika digunakan dengan entacapone.
- Meningkatkan efek dobutamin, jika digunakan dengan oksitosin.

Kategori Kehamilan
Kategori B Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.Dobutamin tidak diketahui dapat diserap ke dalam ASI atau tidak. Bagi ibu menyusui, jangan menggunakan obat ini kecuali disarankan Dokter.