Pengertian

Dumoxin merupakan obat yang mengandung doxycycline, doxycycline merupakan golongan antibiotik yang dapat digunakan untuk terapi infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Dumoxin digunakan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan, saluran pencernaan, saluran kemih (termasuk gonorrhea), kulit dan jaringan lunak, infeksi karena mikroorganisme yang sensitif, serta dapat di gunakan sebagai antibiotik alternatif untuk mengobati pasien yang alergi terhadap penisilin.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kategori: Antibiotik
  • Kandungan: Doxycycline 100 mg
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: 1 Strip @ 10 kapsul
  • Farmasi: Actavis

Kegunaan

Dumoxin di gunakan untuk mengobati infeksi saluran pernafasan, saluran pencernaan, saluran kemih (termasuk gonorrhea), kulit dan jaringan lunak.

Dosis & Cara Penggunaan

Golongan Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.

  • Dewasa dan anak-anak usia > 8 tahun dengan berat> 45 kg: Hari pertama: di berikan dosis 100 mg 2 kali sehari, di lanjutkan dengan 100 mg setiap hari.
  • Anak usia > 8 tahun dengan Infeksi berat: di berikan dosis 2,2 mg / kg berat badan/ 12 jam. Infeksi streptokokus Lama pengobatan minimal 10 hari.
  • Gonore akut: hari pertama: di berikan dosis 200 mg dan 100 mg sebelum tidur, kemudian di lanjutkan dengan dosis 100 mg 2 x sehari selama 3 hari.

Efek Samping

  • Sakit perut.
  • Mual dan muntah.
  • Ruam atau gatal pada kulit.
  • Gatal pada vagina atau keluarnya cairan dari vagina.
  • Sakit kepala.
  • Mulut kering.
  • Iritasi pada tenggorokan.

Kontraindikasi 
Tidak boleh diberikan kepada pengguna yang memiliki alergi atau hipersensitif doxycycline

Interaksi Obat

  • Antibiotik lainnya, seperti penisilin atau rifampicin.
  • Obat bius, contohnya methoxyflurane.
  • Ciclosporin yang digunakan setelah menjalani transplantasi organ.
  • Antikoagulan, misalnya warfarin.
  • Obat-obatan yang mengandung zat besi, magnesium, kalsium, dan zinc. Termasuk suplemen, antasida, maupun obat pencahar.
    Isotretinoin.
  • Obat-obatan antikejang, misalnya carbamazepine, phenobarbital, dan phenytoin.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Dumoxin ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).