Pengertian

Duphalac merupakan obat yang mengandung Lactulose. Duphalac digunakan untuk membantu mengobati sembelit pada orang dewasa dan anak, mengobati ensefalopati sistemik portal (penurunan fungsi otak), di gunakan sebagai suplemen untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan khususnya pada anak. Laktulosa bekerja dengan cara menarik cairan ke dalam tubuh agar feses menjadi lebih lunak, mengubah keasaman feses, serta membantu mencegah pertumbuhan bakteri dalam usus.

Keterangan

  1. Duphalac Sachet
    • Golongan: Obat Bebas
    • Kelas Terapi: Laksativa
    • Kandungan: Lactulose 667 mg/mL
    • Bentuk: Sachet
    • Satuan Penjualan: Sachet
    • Kemasan: Sachet @ 15 mL
    • Farmasi: Abbott Indonesia.
  2. Duphalac Sirup
    • Golongan: Obat Bebas
    • Kelas Terapi: Laksativa
    • Kandungan: Lactulose 3.335 mg/5mL
    • Bentuk: Sachet
    • Satuan Penjualan: Sachet
    • Kemasan: Sachet @ 200 mL
    • Farmasi: Abbott Indonesia.

Kegunaan

Duphalac digunakan untuk membantu mengobati sembelit pada orang dewasa dan anak, mengobati ensefalopati sistemik portal (penurunan fungsi otak), di gunakan sebagai suplemen untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan khususnya pada anak.

Dosis & Cara Penggunaan

Duphalac merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat bebas sehingga pada setiap pembeliannya tidak harus menggunakan resep Dokter.

Pemakaian Duphalac disesuaikan berdasarkan usia:

  • Untuk dosis dewasa: diminum 1 x sehari 1-2 sendok makan (15-30ml) selama 3 hari.
  • Anak usia 5-14 tahun: diminum 1 x sehari 1 sendok makan (15 ml) selama 3 hari.
  • Anak usia 1- 6 tahun: 1 x sehari 1-2 sendok teh (5-10ml) selama 3 hari.
  • Anak usia < 1 tahun: diminum 1 x sehari 1 sendok teh (5ml) selama 3 hari.

Dapat diminum bersamaan dengan makanan untuk mengurangi rasa tidak nyaman pada saluran cerna. Sebaiknya banyak minum air putih selama mengkonsumsi duphalac.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Duphalac antara lain:

  • Ketidakseimbangan elektrolit (pengobatan jangka panjang atau dosis berlebihan).
  • Mual, muntah, diare (dosis tinggi), perut kembung, kram perut, dan nyeri.
  • Dehidrasi.

Kontraindikasi

  • Tidak boleh diberikan kepada pengguna yang memiliki alergi atau Hipersensitif.
  • Obstruksi GI (penyumbatan yang terjadi diusus), tukak lambung.

Interaksi obat

  • Dapat mengurangi efek terapeutik dengan glutamin.
  • Dapat meningkatkan kehilangan K yang diinduksi oleh tiazid, steroid dan amfoterisin B.
  • Dapat meningkatkan efek glikosida jantung.
  • Dapat mengurangi efek yang diinginkan dengan antasida yang tidak dapat diserap, neomisin, atau anti-infeksi oral lainnya.

Katagori kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Duphalac ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).