Pengertian

Dynastat adalah sediaan obat berbentuk injeksi yang mengandung Parecoxib Sodium. Dynastat bekerja dengan mengurangi produksi zat yang menyebabkan rasa nyeri, inflamasi, dan pembengkakan. Dynastat di gunakan untuk meredakan nyeri pasca operasi.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kategori: Anti inflamasi dan Analgetik.
  • Kandungan: Parecoxib Sodium 40 mg.
  • Bentuk: Serbuk Injeksi.
  • Satuan Penjualan: Vial.
  • Kemasan: Box @ 1 vial 40 mg + 1 Ampul pelarut @ 2 ml.
  • Farmasi: PT. Pfizer Indonesia .

Kegunaan

Dynastat digunakan untuk meringankan rasa sakit/ nyeri dan meringankan peradangan/ pembengkakan pasca operasi pada orang dewasa.

Dosis & Cara Penggunaan

Dynastat merupakan obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Dynastat juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaannya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Dosis awal penggunaan: di berikan dosis 1 vial 40 mg di suntikan melalui pembuluh vena (pemubuluh darah).
  • Dosis selanjutnya: di berikan dosis 20- 40mg 2-4 kali sehari.
  • Dosis penggunaan pada lansia: di berikan dosis 1/2 dosis lazim maksimal 40mg/ hari.

Efek Samping

  • Dapat menyebabkan hipertensi.
  • Tekanan darah redah.
  • Nyeri punggung.
  • Berkurangnya fungsi perncernaan.
  • Kembung.
  • Gangguan susah tidur.
  • Sesak nafas.

Kontraindikasi

  • Pasien yang memiliki riwayat sensitif/ alergi pada obat yang mengandung Sulfonamid.
  • Pasien yang memiliki riwayat asma/ kesulitan dalam bernafas.
  • Gangguan penyakit hati berat.
  • Riwayat penyakit pada usus besar.
  • Gagal jantung.

Interaksi Obat

  • Obat antikoagulan (penggumpalan darah)
  • Obat untuk hipertensi (darah tinggi)
  • Obat diuretk ( pelancar urin)
  • Obat yang mengandung komposisi Ketoconazole
  • Antibiotik Rifampicin
  • Obat peradangan/ ant inflamasi
  • Obat lambung seperti Omeprazole.