Pengertian

Efrala adalah sediaan injeksi yang mengandung zat aktif Norepinephrine Bitartrate. Efrala termasuk alam golongan obat vasokonstriktor pembuluh darah tepi (obat-obatan yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah), stimulator inotropik jantung, dan dilator pembuluh arteri koroner (melebarkan pembuluh arteri).

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Vasokonstriktor.
  • Kandungan: Norepinephrine 1 mg/ mL.
  • Bentuk: Injeksi.
  • Satuan Penjualan: Ampul.
  • Kemasan: Ampul 4 mL.
  • Farmasi: PT Kalbe Farma.

Kegunaan

Efrala digunakan untuk mengendalikan tekanan darah pada pasien hipotensi akut, Sera sebagai terapi penunjang pada pasien serangan jantung.

Dosis & Cara Penggunaan

Efrala merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan efrala juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan efrala injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis.

  • Dosis awal: 2 - 3 mL (dari 8 - 12 mcg cairan dasar) tiap menit.
  • Dosis rata-rata: antara 0.5 - 1 mL tiap menit (dari 2 - 4 mcg cairan dasar).

Efek Samping

  1. Cedera iskemik yang disebabkan oleh efek vasokonstriktor yang kuat dan hipoksia jaringan (berkurannya oksigen di sel dan jaringan).
  2. Bradikardia (melambatnya irama denyut jantung).
  3. Kecemasan.
  4. Sakit kepala sementara.
  5. Ekstravasasi (merembesnya cairan) pada tempat injeksi.


Kontraindikasi

Hindari penggunaan Efrala pada pasien yang memiliki indikasi:

  1. Pasien yang mengalami hipotensi karena karena defisit volume darah
  2. Pasien dengan thrombosis vaskuler mesenterik atau perifer
  3. Selama tindakan anestesi dengan cyclopropane dan halothane


Interaksi Obat

Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Efrala :

  1. Anestetik cyclopropane dan halothane dapat meningkatkan iritabilitas otonom jantung dan mensensitisasi miokardium terhadap aksi norepinephrine yang diberikan secara intravena
  2. Golongan monoamine oxidase inhibitors (MAOI) atau antidepresan jenis tryptyline atau imipramine, karena dapat mengakibatkan hipertensi berat yang berlangsung lama


Kategori Kehamilan

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Efrala ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.