Pengertian

Eloxatin adalah obat yang digunakan untuk mengobati kanker stadium lanjut dari usus besar dan rektum. Obat ini yang mengandung zat oxaliplatin adalah obat kemoterapi yang mengandung platinum. Obat ini digunakan sebagai kombinasi dari obat lain untuk memperlambat atau menghentikan pertumbuhan sel kanker. Oxaliplatin bekerja dengan membentuk kompleks yang berikatan dengan sekuens basa DNA untuk membentuk ikatan silang sehingga menghambat replikasi, transkripsi, dan pembelahan sel yang menyebabkan kematian sel.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Kemoterapi
  • Kandungan: Oxaliplatin 5 mg/ml
  • Bentuk: Infus
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Vial @ 10 ml; Vial @ 20 ml
  • Farmasi: PT. Aventis.

Kegunaan

Eloxatin bisa digunakan untuk mengobati kanker stadium lanjut dari usus besar dan rektum.

Dosis & Cara Penggunaan

Eloxatin merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan eloxatin juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan eloxatin injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis.

Dosis Dewasa : 85 mg / m2 IV setiap 2 minggu selama 6 bulan.
Kanker kolorektal metastatik 85 mg / m2 IV setiap 2 minggu.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi saat penggunaan Eloxatin yaitu:

  1. Mual.
  2. Muntah
  3. Sakit perut.
  4. Kehilangan nafsu makan.
  5. Diare.
  6. Sembelit.
  7. Berat badan bertambah.
  8. Nyeri otot.
  9. Rambut rontok.

 

Kontraindikasi :

  1. Tidak boleh diberikan pada pasien dengan myelosupresi (penurunan dalam produksi sel darah merah, trombosit, dan sel darah putih oleh sumsum tulang.)
  2. Neuropati sensoris perifer dengan penurunan fungsional sebelum kursus pertama
  3. Gangguan ginjal berat
  4. Wanita menyusui

Katagori kehamilan :
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan eloxatin ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).