Pengertian

Elxion merupakan obat antidepresan yang mengandung zat aktif escitalopram. Obat ini termasuk golongan selective serotonin reuptake inhibitors (SSRI). Elxion digunakan untuk mengatasi gangguan kecemasan dan depresi pada remaja dan dewasa. Obat ini bekerja dengan membantu mengembalikan keseimbangan serotonin di dalam otak.

Keterangan

  • Golongan: Obat keras
  • Kelas Terapi: Antidepresi
  • Kandungan: Escitalopram oxalate 10 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 tablet salut selaput
  • Farmasi: Pharos indonesia

Kegunaan

Elxion digunakan untuk mengatasi gangguan kecemasan dan depresi pada remaja dan dewasa.

Dosis & Cara Penggunaan

Elxion merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan elxion juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Kecemasan umum
    Dewasa : Dosis awal : 10 mg oral sekali sehari; tingkatkan jika perlu setelah setidaknya 1 minggu pengobatan sampai 20 mg sekali sehari. Dosis maksimal: 20 mg oral sekali sehari.
  • Depresi
    Dewasa : Dosis awal : 10 mg oral sekali sehari; tingkatkan jika perlu setelah setidaknya 1 minggu pengobatan sampai 20 mg sekali sehari. Dosis maksimal: 20 mg oral sekali sehari.
    Anak usia 12-17 tahun : Dosis awal: 10 mg oral sekali sehari, ditingkatkan jika perlu setidaknya 3 minggu pengobatan sampai 20 mg sekali sehari.
    18 tahun atau lebih: Dosis biasa orang dewasa.

Efek Samping

Efek samping yang timbul selama mengkonsumsi Elxion yaitu :

  1. Mengantuk.
  2. Pusing.
  3. Insomnia.
  4. Mual
  5. Perubahan berat badan
  6. Berkurangnya dorongan seks.


Konteraindikasi:

  1. Jangan diberikan pada pasien hipersensitivitas (respon berlebih atau sangat sensitif).
  2. Terapi bersama dengan obat MAOI non selektif.


Interaksi obat:

  1. Peningkatan risiko sindrom serotonin dg obat serotonergik (mis. Triptans, fentanyl, tramadol, buspirone, tryptophan).
  2. Peningkatan kecenderungan perdarahan dg NSAID.
  3. Efek antikoagulan yang diubah bersama antikoagulan oral.
  4. Peningkatan risiko aritmia ganas dg obat yg menyebabkan hipokalaemia / hipomagnesemia.
  5. Efek aditif (ketergantungan) dengan obat yg memperpanjang interval QT (mis. Pimozide).


Kategori kehamilan:

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan elxion ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.