Pengertian

Endrolin mengandung Leuprolide acetate merupakan nonapeptida sintetik analog GnRh alami. Injeksi leuprolide acetate menyebabkan terhambatnya fungsi testis pada pria dan atrofi uterus (kerusakan jaringan alat reproduksi wanita) dan jaringan endometrium ektopik pada wanita. Setelah pemberian suspensi leuprolide acetate secara Intra muskular (disuntikan melalui otot) atau Sub kutan (disuntikan dibawah kulit), obat tersebut akan dilepaskan secara lambat dan bertahap, sehingga lama kerjanya panjang.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Terapi Hormon.
  • Kandungan: Leuprolide acetate 3,75 mg.
  • Bentuk: Serbuk Injeksi
  • Satuan Penjualan: Vial.
  • Kemasan: Box, 1 Vial Endrolin, 1 Ampul pelarut, 1 syringe 5 mL, 1 jarum 23G.
  • Farmasi: PT Kalbe Farma

Kegunaan

Pengobatan kanker prostat dengan metastasis (penyebaran sel kanker), pengobatan endometriosis yang berlokasi pada genital dan ekstragenital (stadium I sampai stadium IV).

Dosis & Cara Penggunaan

Endrolin merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan endrolin juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan endrolin injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis.

  • Kanker prostat: satu suntikan subkutan yang akan diulang setiap 4 minggu.
  • Endometriosis: pengobatan harus dimulai selama 5 hari pertama siklus menstruasi. Satu suntikan subkutan atau intramuskular yang akan diulang setiap 4 minggu.
  • Lama terapi: pengobatan endometriosis pada stadium apapun tidak melebihi 6 bulan

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi adalah keadaan hipoestrogenisme (produksi estrogen di bawah normal) pada wanita dan pria.

Kontraindikasi:
Kontraindikasi dari penggunaan Endrolin antara lain: Hipersensitivitas, perdarahan melalui vagina dengan sebab yang tidak jelas, kehamilan, penggunaan pada wanita yang sedang menyusui

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan endrolin ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.