Pengertian

Engerix B merupakan Vaksin hepatitis B yang digunakan untuk membantu mencegah infeksi dari virus hepatitis B dimana infeksi hepatitis B dapat menyebabkan masalah serius termasuk gagal hati, infeksi hepatitis B dan kanker hati. Engerix B bekerja dengan membantu kekebalan tubuh menghasilkan (melalui produksi antibodi) yang akan mencegah terhadap serangan infeksi dari virus hepatitis B. Vaksin hepatitis B tidak melindungi Anda dari infeksi virus lainnya seperti virus HIV yang menyebabkan AIDS, hepatitis A, hepatitis C atau hepatitis E dan lain-lain.

Keterangan

  1. Engerix B Pediatrik
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas terapi: Vaksin
    • Kandungan: Vaksin Hepatitis B 10 mcg/0.5 mL
    • Bentuk: Syringe
    • Satuan Penjualan: Box
    • Kemasan: Box, 1 Prefilled Syringe @ 1 dosis (0.5 mL)
    • Farmasi: GlaxoSmithKline Indonesia.
  2. Engerix B Dewasa
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas terapi: Vaksin
    • Kandungan: Vaksin Hepatitis B 20 mcg/1 mL
    • Bentuk: Syringe
    • Satuan Penjualan: Box
    • Kemasan: Box, 1 Vial @ 1 Dosis (1 mL)
    • Farmasi: GlaxoSmithKline Indonesia.

Kegunaan

Engerix B digunakan sebagai Vaksin untuk pencegahan infeksi Hepatitis B.

Dosis & Cara Penggunaan

Engerix B merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Engerix B juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan Engerix B injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis.

  • Dewasa ≥20 thn dosis Intramuskular 20 mcg.
  • Anak ≤ 19 thn, bayi dan neonatus dosis 10 mcg.
  • Imunisasi primer 0, 1 & 6 bln atau jadwal cepat 0, 1 & 2 bln, dosis ke 4 diberikan pada 12 bln.
  • Dewasa ≥20 tahun bepergian ke daerah endemik tinggi 3 IM diberikan pada 0, 7 & 21 hari, dosis ke-4 direkomendasikan 12 bulan setelah dosis pertama.
  • Insufisiensi ginjal & menjalani hemodialisis ≥16 tahun 4 dosis ganda pada tanggal yang dipilih, 1, 2 & 6 bln dari tanggal dosis pertama, ≤15 tahun, termasuk neonatus 10 mcg pada 0, 1, 2 & 12 bulan atau 0, 1 & 6 bulan Diketahui atau diduga pajanan HBV 0, 1, 2-12 mth, dosis pertama dapat diberikan bersamaan dengan HBIg.
  • Neonatus yang lahir dari ibu pembawa HBV 10 mcg mulai saat lahir & 1 dari 2 jadwal imunisasi harus diikuti. Gunakan jadwal 0, 1, 2 & 12 bulan atau 0, 1 & 6 bulan.

Efek Samping

  1. Nyeri & kemerahan di tempat injeksi (suntik)
  2. Kelelahan
  3. Kehilangan selera makan
  4. Sakit kepala
  5. Kantuk
  6. Gejala GI misalnya, mual, muntah, diare, dan sakit perut
  7. Pembengkakan & reaksi di tempat injeksi.


Kontraindikasi

Hindari pemberian pada pasien dengan hipersensitif (reaksi berlebih atau sangat sensitif) terhadap kandungan dalam Engerix B.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Engerix B ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.