Pengertian

Epilep merupakan obat Epilepsi yang mengandung komposisi Topiramate yang dapat digunakan untuk obat gangguan sistem saraf pusat akibat pola aktivitas otak tidak normal, mencegah migrain, sebagai terapi tambahan untuk kejang yang berhubungan dengan sindrom Lennox-gastaut (epilepsi yang tidak dapat diobati). Gangguan sistem saraf yang tidak normal dapat menimbulkan efek keluhan kejang, perilaku yang tidak biasa, sentakan secara tiba-tiba hingga hilangnya kesadaran. Penyakit epilepsi dapat timbul biasanya karena stres, kelelahan atau bahkan karena mengkonsumsi obat.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antikonvulsan (saraf).
  • Kandungan: Topiramate 25 mg; Topiramate 50 mg.
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet Salut Selaput.
  • Farmasi: Pharos Indonesia.

Kegunaan

Epilep dapat digunakan untuk mengobati gangguan sistem saraf pusat akibat pola aktivitas otak tidak normal, mencegah migrain, dan sebagai terapi tambahan untuk kejang yang berhubungan dengan sindrom Lennox-gastaut (epilepsi yang tidak dapat diobati).

Dosis & Cara Penggunaan

Epilep merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan epilep juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Epilepsi
    Dosis awal: 25 mg tablet pada malam hari selama 1 minggu, dosis di tingkatkan menjadi 25 atau 50 mg setelah pemberian selama 1-2 minggu.
    Dosis> 25 mg harus diminum dalam 2 dosis terbagi. Maksimal: 500 mg / hari.
  • Terapi Tambahan untuk kejang terkait dengan Sindrom Lennox-gastaut; Terapi Tambahan pada Epilepsi
    Dosis awal: 25-50 mg pada malam hari selama 1 minggu, dosis di tingkatkan hingga 25 atau 50 mg setelah pemberian selama 1-2 minggu.
    Dosis> 25 mg harus diminum dalam 2 dosis terbagi.
  • Pencegahan Migrain
    Dosis awal: 25 mg pada malam hari selama 1 minggu, dosis di tingkatkan hingga 25 mg setelah pemberiaan 1 minggu.
    Dosis umum: 50-100 mg / hari dalam 2 dosis terbagi. Maksimal: 200 mg / hari.

Efek Samping

  • Penurunan berat badan
  • Mual
  • Gangguan nafsu makan
  • Depresi
  • Gugup
  • Suasana hati tidak stabil
  • Gangguan tidur
  • Peradangan pada organ

Interaksi Obat:

  • Menurunkan kadar serum obat Epilep dalam tubuh jika di berikan bersamaan dengan antiepilepsi lainnya (misalnya: Carbamazepine, fenitoin).
  • Dapat meningkatkan efek depresan sistem saraf pusat.
  • Dapat mengurangi kemanjuran dan meningkatkan risiko perdarahan jika di berikan bersamaan dengan kontrasepsi oral.
  • Dapat meningkatkan kadar litium serum.