Pengertian

Erabam merupakan obat yang termasuk golongan obat keras, mengandung zat aktif Co amoxiclav. Co Amoxiclav merupakan kombinasi antara Amoxicillin (antibiotik golongan ß-laktam) dan asam klavulanat (penghambat enzim ß-laktamase). Co Amoxiclav adalah bakteriolitik yang bekerja dengan cara menghambat sintesis dinding sel bakteri sehingga lintas hubungan antara rantai polimer peptidoglikan linier yang membentuk komponen utama dari dinding sel bakteri menjadi terganggu. Obat ini digunakan dalam pengobatan infeksi sistemik. Erabam mempunya beberapa sediaan seperti sediaan sirup kering dan kaplet.

Keterangan

  • Erabam Suspensi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antibiotik
    • Kandungan: Amoksisilin 125 mg dan asam Klavulanat 31.25 mg
    • Bentuk : Sirup Kering
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 60 mL
    • Farmasi: PT Harsen
  • Erabam Kaplet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antibiotik
    • Kandungan: Amoksisilin 250 mg dan asam Klavulanat 62.5 mg
    • Bentuk : Kaplet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan: Strip @ 15 Kaplet
    • Farmasi: PT Harsen
  • Erabam Suspensi Forte
    • Golongan: Obat Keras
    • Kelas Terapi: Antibiotik
    • Kandungan: Amoksisilin 250 mg dan asam Klavulanat 62.5 mg
    • Bentuk : Cairan
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol
    • Farmasi: PT Harsen

Kegunaan

Erabam digunakan sebagai pengobatan infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran kemih, saluran cerna, kulit dan jaringan lunak.

Dosis & Cara Penggunaan

Erabam merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Erabam juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Dewasa dan anak > 12 tahun:
  • Infeksi ringan: 250 mg. Diberikan 3 kali sehari.
  • Infeksi berat: 500 mg. Diberikan 3 kali sehari.

Efek Samping

  • Urtikaria
  • Ruam
  • Diare
  • Gangguan saluran cerna
  • Mual
  • Muntah
  • Kandidiasis

Kontraindikasi:
Pasien yang memiliki riwayat Hipersensitif terhadap penisilin dan bayi lahir dari ibu yang hipersensitif terhadap penisilin.

Interaksi Obat:

  • Erabam Forte Sirup Kering 60 mL berinteraksi dengan obat-obat seperti :
  • Antikoagulan (misalnya, warfarin, dabigatran)
  • Allopurinol (salah satu obat penyakit asam urat)
  • Antibiotik tertentu
  • Obat kanker (methotrexate)
  • Obat urikosurik
  • Vaksin tifoid

Keamanan Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan erabam ke dalam Kategori B
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).