Pengertian

Eradix termasuk golongan obat keras yang mengandung zat aktif Meropenem. Eradix adalah salah satu jenis antibiotik yang digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi yang khusus disebabkan oleh bakteri. Eradix dapat digunakan untuk mengobati kondisi neutropenia febril, yaitu kondisi demam yang disertai dengan penurunan jumlah sel darah putih jenis netrofil. Eradix tidak dapat digunakan untuk mengobati infeksi virus. Eradix bekerja dengan cara membunuh atau menghentikan reproduksi bakteri yang menyebabkan infeksi.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik
  • Kandungan: Meropenem 1 Gram
  • Bentuk : injeksi
  • Satuan Penjualan: Vial
  • Kemasan: Vial @ 1 gram
  • Farmasi: Pharos

Kegunaan

Eradix digunakan untuk:

  • Mengobati pneumonia dan pneumonia nosokomial
  • Mengobati infeksi saluran kemih (ISK)
  • Mengobati infeksi intra abdominal (Peritonitis)
  • Mengobati infeksi ginekologi (endometritis)
  • Mengobati infeksi kulit dan struktur kulit
  • Mengobati meningitis
  • Mengobati septikemia
  • Terapi empirik untuk dugaan infeksi pada penyakit neutropenia febril
  • Menoterapi atau terapi kombinasi dengan antivirus atau antijamur.

Dosis & Cara Penggunaan

Eradix merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan eradix juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan eradix injeksi harus dibantu oleh tenaga ahli medis.

  • Pneumonia pada orang dewasa, UTI, infeksi ginekologi, infeksi pada struktur kulit ke kulit : 500 mg setiap 8 jam sekali
  • Pneumonia nosokomial, dugaan infeksi pada pasien neutropenic, septicemia : 1 g setiap 8 jam sekali
  • Meningitis : 2 g setiap 8 jam sekali. Anak usia 3 bulan-12 tahun : 10-20 mg/kg berat badan setiap 8 jam sekali. Anak dengan berat badan > 50 kg sama dengan dosis dewasa. Meningitis : 40mg/kg berat badan diberikan tiap 8 jam sekali.

Efek Samping

  • Demam
  • Ruam kulit dan gatal
  • Diare
  • Sakit kepala
  • Sakit perut
  • Sensasi kesemutan

Kontraindikasi:
Hipersensitif terhadap meropenem.

Interaksi Obat :

  • Divalproex sodium
  • Probenecid
  • Valproic acid.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan eradix ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.