Pengertian

Erazol merupakan sediaan topikal berbentuk krim yang di produksi oleh Genero Pharmaceutical. Obat ini mengandung Ketoconazole yang diindikasikan untuk pengobatan topikal infeksi jamur. Ketoconazole bekerja dengan mengganggu biosintesis trigliserida dan phopholipid dengan menghalangi CYP450 jamur, sehingga mengubah permeabilitas membran sel pada jamur yang rentan. Ketoconazole juga menghambat enzim jamur lain yang mengakibatkan akumulasi konsentrasi hidrogen peroksida yang beracun.

Keterangan

  1. Erazol Krim
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Antijamur Topikal dan Antiparasit
    • Kandungan: Ketoconazole 2 %
    • Bentuk: Krim
    • Satuan Penjualan: Tube
    • Kemasan: Dus, Tube @ 15 gram
    • Farmasi: Genero Pharmaceutical.
  2. Erazol Shampo
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Antijamur Topikal dan Antiparasit
    • Kandungan: Ketoconazole 20 mg/mL
    • Bentuk: Shampo
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 100 mL
    • Farmasi: Genero Pharmaceutical
  3. Erazol Cairan Luar
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Antijamur Topikal dan Antiparasit
    • Kandungan: Ketoconazole 2%
    • Bentuk: Cairan Luar
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan: Botol @ 30 mL
    • Farmasi: Genero Pharmaceutical

Kegunaan

Erazol diindikasikan untuk mengobati Pityriasis versicolor (panu), infeksi jamur kulit.

Dosis & Cara Penggunaan

  • Erazol Krim dan cairan luar: oleskan salep 1-2 x sehari pada daerah yang terinfeksi dan sekitarnya sampai setidaknya beberapa hari setelah hilangnya gejala.
  • Erazol Shampoo : Digunakan keseluruh kepala 2-3 kali seminggu.

Efek Samping

Ruam, iritasi, sensasi terbakar, gatal biduran.

Kontraindikasi:
Tidak boleh diberikan pada pasien yang hiperssensitif terhadap komponen dalam produk, tidak boleh diberikan pada penderita penyakit hati yang sudah ada sebelumnya.

Interaksi Obat:
Mengurangi penyerapan obat jika diberikan bersamaan dengan antimuskarinik, antasid, H2-blocker, PPI, dan sukralfat. Konsentrasi plasma berkurang jika diberikan bersamaan dengan rifampisin, isoniazid, efavirenz, nevirapine, fenitoin. Juga dapat mengurangi konsentrasi isoniazid dan rifampisin. Dapat mengurangi kemanjuran kontrasepsi oral. Dapat meningkatkan kadar substrat CYP3A4 serum, misalnya: digoxin, antikoagulan oral, sildenafil, tacrolimus.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Erazol ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin