Pengertian

Erladerm-N merupakan obat antiinfeksi topikal yang di produksi oleh Erela. Obat ini mengandung Betamethasone valerate, dan neomycin sulfate yang diindikasikan untuk mengobati infeksi kulit yang peka terhadap kortikosteroid. Mekanisme kerja obat ini adalah Betametason valerat merupakan kortikosteroid yang efektif dalam dermatosis inflamasi, dan juga efektif dalam kondisi yang kurang responsif seperti psoriasis. Neomycin sulfate merupakan antibiotik spektrum luas, bersifat bakterisida terhadap banyak bakteri yang umumnya terkait dengan infeksi kulit.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Anti Infeksi Topikal dengan Kortikosteroid
  • Kandungan: Betamethasone valerate 1 mg, dan Neomycin sulfate 5 mg
  • Bentuk: Krim
  • Satuan Penjualan: Tube
  • Kemasan: Tube @ 5 g
  • Farmasi: Erela

Kegunaan

Erladerm-N diindikasikan untuk mengobati infeksi kulit yang mengalami inflamasi dan infeksi sekuder yang peka terhadap kortikosteroid.

Dosis & Cara Penggunaan

Erladerm-N merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep dokter. Selain itu, dosis penggunaan Erladerm-N juga harus dikonsultasikan dengan dokter dan apoteker terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

  • Dewasa: Oleskan ke daerah yang terkena infeksi 2-3 x sehari.
  • Anak Usia ≥2 tahun:
    Oleskan ke daerah yang terkena infeksi sebanyak 2-3 x sehari. Durasi pengobatan biasa: Hingga 5 hari.

Efek Samping

Efek Samping:
Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan perubahan atrofi lokal pada kulit, misalnya menipis, striae dan dilatasi pembuluh darah superfisial. Sensasi terbakar pada kulit, gatal, perubahan pigmentasi, dermatitis kontak alergi dan hipertrikosis.

Kontraindikasi:

  • Tidak boleh diberikan pada pasien yang hipersensitif, acne vulgaris, dermatitis perioral, perianal dan genur pruritus dan infeksi virus kulit primer.
  • Tidak digunakan pada otitis eksterna yang dipersulit dengan perforasi gendang telinga. Tidak boleh digunakan untuk pengobatan lesi kulit yang terinfeksi primer yang disebabkan oleh jamur atau bakteri; infeksi primer atau sekunder karena ragi; atau infeksi sekunder karena spesies
  • Pseudomonas atau Proteus, tiidak boleh diberikan pada anak-anak usia


Interaksi Obat:

Jika ada penyerapan sistemik yang signifikan, neomisin sulfat dapat meningkatkan efek depresi pernafasan dari penghambat neuromuskuler.