Pengertian

Erphamol merupakan obat berbentuk tablet yang di produksi oleh Erlimpex. Obat ini mengandung Paracetamol yang diindikasiakn untuk menghilangkan rasa sakit dan demam. Paracetamol menunjukkan aksi analgesik dengan penyumbatan perifer pada generasi impuls nyeri. Sehingga menghasilkan antipyresis dengan menghambat pusat pengatur panas hipotalamus. Aktivitas anti-inflamasi yang lemah terkait dengan penghambatan sintesis prostaglandin di sistem saraf pusat.

Keterangan

  • Golongan: Obat Bebas
  • Kelas Terapi: Analgesik (Non-Opioid) dan Antipiretik
  • Kandungan: Paracetamol 500 mg
  • Bentuk: Kaplet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Kaplet
  • Farmasi: Erlimpex

Kegunaan

Erphamol kaplet diindikasikan untuk meringankan sakit kepala, sakit gigi, dismenore, nyeri otot, dan menurunkan demam.

Dosis & Cara Penggunaan

Anjuran Minum:

Anak Usia 1-5 tahun: 3-4 x sehari 1/2 kaplet
Anak Usia 6-12 tahun: 3-4 x sehari 1 kaplet
Dewasa: 3-4 x sehari 1-2 kaplet

Efek Samping

Efek Samping:
Trombositopenia (jumlah trombosit kurang dari normal), leukopenia (jumlah leukosit kurang dari normal), neutropenia, pansitopenia (jumlah neutrofil kurang dari normal), agranulositosis (Sumsum tulang gagal membentuk granulosit), nyeri, mual, muntah, sakit kepala, sembelit, gatal.
Jarang, hipotensi (tekanan darah rendah) dan takikardia (detak jantung melebihi 100 kali per menit).

Kontraindikasi:
Tidak boleh diberikan pada pasien yang hipersensitif terhadap paracetamol.

Interaksi Obat:
Mengurangi penyerapan jika diberikan bersamaan dengan colestyramine. Konsentrasi serum menurun jika diberikan bersamaan dengan rifampisin dan beberapa antikonvulsan (misalnya: Fenitoin, fenobarbital, karbamazepin, primidon). Meningkatkan efek antikoagulan warfarin dan kumarin lainnya dengan penggunaan jangka panjang. Meningkatkan penyerapan jika diberikan bersamaan dengan metoclopramide dan domperidone. Meningkatkan konsentrasi serum jika diberikan bersamaan dengan probenesid. Dapat meningkatkan konsentrasi serum kloramfenikol.

Kategori Kehamilan:
Kategori C : Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin.