Pengertian

Etibi adalah sedian obat dengan kandungan zat aktif Ethambutol yang berguna untuk mengobati penyakit Tuberkulosis (TBC). Etibi sering kali dikombinasikan dengan obat-obatan lain dalam pengobatan TBC. Tuberkulosis merupakan penyakit yang menyerang paru-paru manusia dan disebabkan oleh infeksi bakteri. Selama menjalani pengobatan dengan Etibi, disarankan untuk tetap mengonsumsinya selama jangka waktu tertentu, meski kondisi dirasa sudah membaik. Hal ini bertujuan agar penyakit TBC benar-benar pulih dan tidak kambuh lagi.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Anti Tuberkulosis
  • Kandungan: Ethambuthol 500 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan : Strip @ 20 Tablet
  • Farmasi: Perusahaan Industri Farmasi Pembangunan.

Kegunaan

Etibi digunakan sebagai obat untuk membantu mengobati penyakit TBC.

Dosis & Cara Pengunaan

Etibi termasuk dalam golongan Obat Keras, sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. 

  • Dosis lazim: 15-25 mg/kgBB/hari dalam dosis tunggal.
  • Pengobatan awal : 15 mg/kgBB/hari dalam dosis tunggal setiap 24 jam.
  • Pengobatan ulang: 25 mg/kgBB/hari dalam dosis tunggal setiap 24 jam.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama penggunaan Etibi antara lain:
1. Buta warna.
2. Gangguan saluran cerna.
3. Ruam alergi.
4. Badan lemas.
5. Demam.
6. Reaksi hipersensitivitas.
7. Asam urat.
8. Sakit kepala, dan pusing.

Kontraindikasi
- Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap ethambutol
- Tidak boleh diberikan pada penderita neuritis optik dan retrobulbar.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Etibi ke dalam Kategori C:
Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin.