Pengertian

Evista adalah obat yang digunakan untuk pengobatan dan pencegahan osteoporosis (Kondisi ketika tulang lemah dan rapuh) pada wanita pasca-menopause (Setelah mencapai usia tertentu). Evista mengandung raloxifene yang digunakan untuk mencegah dan mengobati tulang keropos (osteoporosis) pada wanita menopause (Setelah mencapai usia tertentu). Evista mungkin dapat mengurangi kemungkinan terkena beberapa tipe kanker pada wanita setelah menopause. Evista bekerja meniru efek estrogen (hormon wanita yang diproduksi oleh tubuh) untuk meningkatkan ketebalan tulang. Obat ini tidak direkomendasikan bagi wanita yang belum menopause. Sebaiknya tidak digunakan oleh anak.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Obat Metaboilisme tulang
  • Kandungan: Raloxifene 60 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 14 Tablet
  • Farmasi: PT Eli Lilly Indonesia.

Kegunaan

Evista adalah obat yang digunakan untuk pengobatan dan pencegahan osteoporosis (Kondisi ketika tulang lemah dan rapuh) pada wanita pasca-menopause (Setelah mencapai usia tertentu). Evista Tablet mengandung Raloxifene. Raloxifene adalah obat yang digunakan untuk mencegah dan mengobati tulang keropos (osteoporosis) pada wanita menopause (Setelah mencapai usia tertentu).

Dosis & Cara Penggunaan

Evista merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan evista juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.
Aturan penggunaan Obat Evista Tablet:

Dewasa: 60 mg sekali sehari.

Efek Samping

  1. Kejadian tromboemboli vena (Tersumbatnya pembuluh darah vena), tromboflebitis vena superfisial (peradangan pada pembuluh vena), vasodilatasi (rasa panas & kemerahan pada kulit wajah)
  2. Kram kaki.
  3. Edema perifer (pembengkakan dari akumulasi cairan dalam jaringan tubuh).
  4. Sindrom flu.


Kontraindikasi

  1. Aktif atau riwayat kejadian tromboemboli vena (Tersumbatnya pembuluh darah vena) termasuk DVT, emboli paru (Kondisi arteri paru-paru terhalang oleh gumpalan darah), trombosis vena retina.
  2. Perdarahan uterus (Rahim) yang tidak dijelaskan.
  3. Pasien dengan tanda atau gejala kanker endometrium (Lapisan terdalam pada rahim).
  4. Hati (termasuk kolestasis) dan gangguan ginjal berat.
  5. Kehamilan, wanita yang mungkin hamil, dan menyusui.


Interaksi Obat

Evista dapat berinteraksi dengan Warfarin, Kolestiramin dan Ampisilin.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Evista ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.