Pengertian

Exoderil merupakan sediaan obat yang mengandung Naftifine. Exoderil digunakan untuk membantu mengobati berbagai infeksi kulit yang disebabkan oleh pertumbuhan jamur seperti kurap, kudis dan panu. Exoderil digunakan sebagai antijamur yang bekerja dengan mencegah pertumbuhan jamur pada kulit. Exoderil tersedia dalam bentuk sediaan Lotion dan Krim. Hindari penggunaan Exoderil pada ibu hamil dan menyusui.

Keterangan

  1. Exoderil Lotion:
    Golongan: Obat Keras
    Kelas Terapi: Antijamur Topikal.
    Kandungan: Naftifine.
    Bentuk: Lotion.
    Satuan Penjualan: Botol.
    Kemasan: Botol 10 mL.
    Farmasi: Sandoz Indonesia PT.
  2. Exoderil Krim:
    Golongan: Obat Keras
    Kelas Terapi: Antijamur Topikal.
    Kandungan: Naftifine.
    Bentuk: Krim.
    Satuan Penjualan: Tube.
    Kemasan: Tube 5 Gram; Tube 15 Gram.
    Farmasi: Sandoz Indonesia PT.

 

Kegunaan

Exoderil digunakan sebagai Obat untuk membantu mengatasi infeksi kulit yang disebabkan oleh jamur.

Dosis & Cara penggunaan

Exoderil termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran Dokter:

Dewasa: Topikal 1%: Oleskan sekali sehari. Durasi: 2-6 minggu, tergantung pada lokasi infeksi.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Exoderil, yaitu:
1. Pembakaran.
2. Rasa menyengat.
3. Kekeringan.
4. Kemerahan.
5. Iritasi lokal, dan ruam.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Exoderil pada pasien yang memiliki indikasi:
Hipersensitif terhadap Naftifine.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengategorikan Exoderil ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).