Pengertian

Extralac merupakan sediaan obat dalam bentuk cair/sirup yang memiliki komposisi Lactulosa 3,335 gram/ 5 mL yang berfungsi untuk mengatasi sembelit atau pasien yang mengalami susah buang air besar. Lactulosa ini mempunyai sisem kerja dalam tubuh yaitu dengan cara mengalirkan cairan obat ini ke dalam usus sehingga tinja dapat menjadi lunak dan mudah untuk keluar.

Keterangan

  • Golongan: Obat Bebas.
  • Kelas Terapi: Laksativa (pencahar).
  • Kandungan: Lactulosa 3,335 Gram/ 5 mL.
  • Bentuk: Sirup.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Dus, Botol @ 60 & 120 mL.
  • Farmasi: Kimia Farma.

Kegunaan

Extralac dapat digunakan untuk mengatasi konstipasi/ sembelit yang disebabkan kekurangan serat sehingga pencernaan tidak dapat mencerna mamakan dengan baik/ lambat. Hal tersebut menyebabkan penderita sulit untuk mengeluarkan tinja.

Dosis & Cara Penggunaan

Extralac merupakan obat bebas sehingga untuk pembeliannya tidak memerlukan resep Dokter:

  • Dosis awal penggunaan : 3x sehari 2-3 sendok makan (30-45 mL)
  • Dosis untuk selanjutnya : 2-3x sehari 1 sendok makan (15 mL)
  • Dosis anak 1-5 tahun : 3x sehari 1-2 sendok takar (5 mL-10 mL)
  • Dosis bayi < 1 tahun : 3x sehari 1 sendok takar ( 5 mL)

Efek Samping

  1. Kembung
  2. Dehidrasi
  3. Kram perut
  4. Diare
  5. Mual dan Muntah


Kontraindikasi:

  1. Tidak di anjurkan penggunaan obat ini bagi pasien yang memiliki riwayat galaktonemia (kelebihan galaktosa dalam darah)
  2. Tidak di anjurkan bagi pasien yang memiliki riwayat penyakit pada bagian usus
  3. Hati- hati bagi pasien yang memiliki riwayat diabetes dalam penggunaan obat ini.


Interaksi Obat:

Penggunaan obat ini jika di gunakan bersamaan dengan obat yang tertera dibawah ini akan dapat mengurangi efektivitas Lactulosa tersebut :

  1. Obat maag yang memiliki kandungan obat Alumunium dan Magnesium.
  2. Obat dengan golongan antibiotik Neomycin.
  3. Obat pencahar lainnya seperti obat yang mengandung komposisi Gliserol.


Kategori Kehamilan:

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Extralac ke dalam Kategori B
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).