Obat Famocid - Dosis, Pemakaian, Efek Samping - Klikdokter.com
searchtext customer service
Famocid

Famocid

Obat

Pengertian

Anda pernah merasakan nyeri di lambung yang berlebihan? Bisa jadi nyeri tersebut disebabkan oleh luka di lambung yang sudah kronis atau disebut tukak lambung.

Peningkatan asam lambung akan membuat tukak lambung bertambah nyeri. Beragam obat mag pun dapat dicari dengan mudah di pasaran.

Famocid adalah satu di antaranya.

Famocid mengandung famotidine yang digunakan untuk mengobati tukak lambung dan tukak usus, serta mencegah tukak usus datang lagi setelah sembuh.

Selain itu, Famocid juga baik untuk mengatasi masalah lambung, seperti esofagitis erosifGERD, dan sindrom Zollinger-Ellison.

Famocid termasuk kelas obat yang dikenal sebagai penghambat H2 atau H2 blocker.

Oleh sebab itu, obat ini dapat digunakan untuk membantu mencegah dan mengobati mulas serta gejala lain yang disebabkan oleh produksi asam lambung berlebih.

Artikel Lainnya: Lakukan Cara Ini untuk Mencegah Tukak Lambung

Keterangan

1. Golongan

Obat Bebas Terbatas

2. Kelas Terapi

Antasid, Obat Antirefluks, dan Antiulserasi

3. Kandungan

Famotidine 20 mg; Famotidine 40 mg

4. Kemasan

Strip @ 10 Tablet

5. Produksi

Sanbe Farma

Kegunaan

1. Indikasi

Famocid digunakan untuk membantu mengobati tukak lambung dan usus, mencegah tukak usus datang kembali setelah sembuh.

Masalah lambung lain, seperti esofagitis erosif, GERD, dan sindrom Zollinger-Ellison, juga dapat diatasi dengan Famocid.

2. Kontraindikasi

Sebaiknya obat ini tidak diberikan  kepada pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap famotidine.

Artikel Lainnya: Waspada, Inilah Penyebab dan Gejala Tukak Lambung pada Anak

Cek Dosis Umum dan Aturan Pakai

Adapun dosis dan cara penggunaan famocid adalah sebagai berikut:

1. Untuk Tukak Usus Dua Belas Jari

Dosis awal diberikan 1x sehari 2 tablet (40 mg) sebelum tidur, 2x sehari 1 tablet (20 mg).

Pengobatan cukup selama 4 minggu. Jarang Famocid digunakan lebih dari 6-8 minggu.

Selanjutnya, dosis pemeliharaan diberikan 1x sehari 1 tablet (20 mg) sebelum tidur.

2. Untuk Hipersekresi Patologis dan Sindrom Zollinger-Ellison

Dosis awal diberikan 2x sehari 1 tablet (20 mg) setiap 6 jam. Dosis dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan.

Efek Samping

Efek samping famocid yang dapat muncul selama penggunaan, antara lain toksisitas hati, alergi, sakit kepala, pusing, sembelit, dan diare.

Anda juga dapat mengalami takikardia dan bradikardia, kecemasan, anoreksia, dan juga hipotensi.

Bagaimana Cara Penyimpanan Famocid?

Simpan obat Famocid pada suhu di bawah 30 derajat Celsius. Hindari tempat lembab dan terkena cahaya matahari langsung.

Artikel Lainnya: Sakit Mag dan Tukak Lambung, Apa Bedanya?

Apakah Famocid Bisa Digunakan Bersamaan dengan Obat Lain?

Untuk menjaga efektivitasnya, penggunaan Famocid sebaiknya tidak bersamaan dengan beberapa jenis obat ini:

  • Cefditoren
  • Atazanavir
  • Ketoconazole
  • Antasida
  • Delavirdine
  • Fosamprenavir
  • Dasatinib

Apakah Famocid Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui?

Famocid masuk dalam kategori B, yakni studi pada sistem reproduksi hewan tidak memperlihatkan adanya risiko pada janin.

Namun, belum ada studi yang terkontrol langsung kepada ibu hamil.

Artikel Lainnya: Sering Sakit Perut Sebelah Kiri? Mungkin Ini Sebabnya

Di samping itu, Famocid dapat terserap ke dalam ASI. Jadi, informasikan kepada dokter sebelum ibu menyusui menggunakan obat ini.

Dapatkan informasi lainnya seputar kesehatan dan obat dengan mengunduh aplikasi Klikdokter. Gratis, lho!

(HNS/AYU)

Diperbaharui: Apt. Evita Fitriani., S. Farm

Ditinjau: Apt. Maria Dyah Kartika L.S., S.Farm

Reporter dan Editor
Reporter

Klikdokter

livechat