Pengertian

Famotidine merupakan obat generik yang diproduksi oleh Indofarma. Obat ini digunakan untuk mengobati tukak lambung, tukak usus, dan mencegah tukak usus datang kembali setelah sembuh. Famotidine juga digunakan untuk mengobati gastroesophageal reflux (asam lambung naik ke kerongkongan), sindrom Zollinger-Ellison (kemunculan tumor pada pankreas atau pada duodenum). Famotidine juga digunakan untuk membantu mencegah dan mengobati mulas dan gejala lain yang disebabkan oleh terlalu banyak asam di perut (pencernaan asam). Famotidine bekerja dengan mengurangi jumlah asam lambung.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antasida, Agen Antireflux, dan Antiulceran
  • Kandungan: Famotidine 20 mg; Famotidine 40 mg
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 10 Tablet Salut Selaput
  • Farmasi: Indofarma

Kegunaan

Famotidine digunakan untuk mengobati tukak lambung, tukak usus, dan mencegah tukak usus datang kembali setelah sembuh. Famotidine juga digunakan untuk mengobati gastroesophageal reflux, sindrom Zollinger-Ellison.

Dosis & Cara Penggunaan

Famotidine termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  1. Hipersekresi Lambung (kondisi yang terjadi ketika isi perut naik ke kerongkongan)
    • Dewasa: 20 mg diberikan setiap 6 jam, dosis dapat di tingkatkan hingga 800 mg setiap hari, sesuai kebutuhan
  2. Penyakit refluks gastroesofagus
    • Dewasa: 20 mg diberikan 2 kali sehari selama 6-12 minggu atau hingga 40 mg diberikan 2 kali sehari jika ada erosi esofagus.
    • Dosis pemeliharaan: 20 mg, diberikan 2 kali sehari.
  3. Dispepsia non-ulkus
    • Dewasa: 10 atau 20 mg diberikan 2 kali sehari.
  4. Ulserasi lambung dan duodenum yang jinak
    • Dewasa: 40 mg diberikan setiap hari pada malam hari selama 4-8 minggu.
    • Dosis pemeliharaan: 20 mg diberikan setiap hari di malam hari.

Efek Samping 

  • Demam
  • Kelelahan
  • Sakit kepala, pusing
  • Paresthesia (kesemutan)
  • Sembelit, diare
  • Gangguan rasa
  • Mulut kering
  • Mual, muntah
  • Kulit kering
  • Ruam Kulit
  • Pruritus (Gatal seluruh tubuh)
  • Urtikaria (Gatal biduran)

Kontraindikasi:

Jangan diberikan pada penderita penyakit ginjal

Interaksi Obat:

  • Dapat menurunkan konsentrasi serum atazanavir, cefditoren, delavirdine, ketoconazole, dan fosamprenavir.
  • Dapat mengurangi penyerapan dasatinib.
  • Probenecid menghambat sekresi tubular famotidine ginjal.
  • Antasid dapat mengurangi penyerapan famotidine.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Famotidine ke dalam Kategori B:
Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).