Pengertian

Farmalat adalah obat yang diproduksi oleh Pratapa Nirmala dan mengandung Nifedipine. Farmalat digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi. Selain itu Farmalat digunakan untuk mengobati penyakit jantung koroner, angina pektoris (nyeri dada) kronik dan stabil, nyeri dada akibat kurangnya pasokan oksigen. Mekanisme kerja obat ini adalah dengan menghambat jumlah kalsium yang menuju sel di jantung dan pembuluh darah. Kondisi ini akan melebarkan pembuluh darah, sehingga meningkatkan suplai darah dan oksigen ke sel otot, termasuk otot jantung, sekaligus meringankan beban kerja jantung.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kategori : Kalsium Antagonis
  • Kandungan: Nifedipine 10mg
  • Bentuk: Tablet Salut Selaput
  • Kemasan : Strip
  • Satuan Penjualan:Dus, 10 Strip @10 Tablet Salut Selaput
  • Farmasi: Pratapa Nirmala.

Kegunaan

Farmalat di gunakan untuk mengobati hipertensi, penyakit jantung koroner, angina pektoris (nyeri dada) kronik dan stabil.

Dosis & Cara Penggunaan

Obat Keras Harus Dengan Resep Dokter

  • Hipertensi
    Dewasa: Dosis awal 5 mg, di minum 3 kali per hari. Dosis lanjutan: di berikan dosis 10-20 mg, di minum 3 kali per hari.
  • Angina pectoris
    Dewasa: Dosis awal 5 mg, di minum 3 kali per hari. Dosis lanjutan: 10-20 mg, di minum 3 kali per hari.
  • Sindrom Raynaud
    Dewasa: 5-20 mg, di minum 3 kali per hari.

Efek Samping

  • Sakit kepala.
  • Pusing.
  • Mual.
  • Perut mulas.
  • Batuk.
  • Sesak napas.
  • Nyeri dada.
  • Jantung berdebar.

Kontraindikasi:
Hindari pemberian pada pasien gagal jantung

Interaksi Obat:

  • Jika dikonsumsi bersama dengan antipsikotik dapat meningkatkan efek Farmalat
  • Jika dikonsumsi bersama cimetidine, erythromycin, fluoxetine, atau obat antijamur golongan azole dapat meningkatkan kadar farmalat.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Farmalat ke dalam Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.