Pengertian

Farmavon adalah obat yang di produksi oleh Pratapa Nirmala yang memiliki komposisi zat aktif Bromheksin HCl. Farmavon adalah obat keras yang harus di konsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter sebelum di gunakan. Bromheksin memiliki kegunaan untuk mengobati saluran napas atas dan bawah yang mengalami hambatan untuk mengeluarkan dahak/lendir yang kental karena obat ini berfungsi sebagai pengencer dahak. Farmavon injeksi di gunakan untuk mengencerkan dahak pada penyakit bronkopulmoner (cedera pada paru yang diakibatkan oleh pemakaian alat bantu napas dan oksigen), mengobati tukak lambung, dan asma. Mekanisme kerja obat ini adalah menghambat kerja sel yang menghasilkan dahak atau mukus,sehingga menghasilkan dahak yang tidak kental dan mudah untuk dikeluarkan. Farmavon memiliki beberapa bentuk sediaan berupa sediaan tablet, ampul, dan sirup.

Keterangan

  • Farmavon Tablet
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kategori : Batuk dan Pilek
    • Kandungan: Bromheksin 8mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Strip
    • Kemasan : Dus,10 Strip @ 10Tablet
    • Farmasi: Pratapa Nirmala.
  • Farmavon Sirup
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kategori : Batuk dan Pilek
    • Kandungan: Bromhexin 4mg /5ml
    • Bentuk: Sirup
    • Satuan Penjualan: Botol
    • Kemasan : Dus,Botol @100ml
    • Farmasi: Pratapa Nirmala.
  • Farmavon Cairan Injeksi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kategori : Batuk dan Pilek
    • Kandungan: Bromhexin 2 mg/ml
    • Bentuk: Cairan Injeksi
    • Satuan Penjualan: Ampul
    • Kemasan : Dus, 10 Ampul @2 ml
    • Farmasi: Pratapa Nirmala.

Kegunaan

Farmavon berfungsi untuk mengencerkan dahak, mengobati asma.

Dosis & Cara Penggunaan

  • Farmavon Tablet
    • Dewasa: 1 tablet, 3-4 x sehari
    • Anak usia 6-12 tahun: ½ tablet 3-4 x sehari
    • Anak usia 1-5 tahun: 1/4 tablet 3-4 x sehari
      Di minum bersamaan dengan makanan.
  • Farmavon sirup
    • Dewasa: 3-4 x sehari 2 sendok takar
    • Anak usia 6-12 tahun: 3-4 x sehari 1 sendok takar
    • Anak usia 1-5 tahun: 2-3 x sehari 1 sendok takar
  • Farmavon Cairan Injeksi
    Obat Keras. Harus dengan Resep Dokter.
    Kasus-kasus yang parah serta sebelum dan sesudah tindakan bedah: 1 ampul melalui injeksi intravena (selama 2-3 menit) 2-3 kali sehari. Diberikan melalui infus intravena dengan glukosa, laevulosa, larutan fisiologis atau larutan Ringer.

Efek Samping

  • Efek samping yaitu gangguan pencernaan
  • Pada injeksi dapat menimbulkan efek samping:
    • Reaksi alergi termasuk ruam kulit, urtikarian (gatal-gatal) ,
    • Bronkospasme (pengetatan otot-otot yang melapisi saluran udara (bronkus) di paru-paru).
    • Angioedema (pembengkakan di bawah kulit yang disebabkan oleh reaksi alergi),
    • Anafilaksis (suatu reaksi alergi berat yang terjadi secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan kematian)
    • Mual, muntah
    • Diare
    • Nyeri perut bagian atas.

Kontraindikasi
Tidak boleh di gunakan pada pasien yang sudah di ketahui memiliki alergi terhadap kandungan obat ini.

Interaksi Obat
Tidak dapat di gunakan bersamaan dengan obat amoksisilin, sefuroksim, eritromisin, dan doksisiklin.