Pengertian

Fenavel merupakan obat yang mengandung natrium diklofenak yang digunakan untuk meredakan nyeri sendi dan peradangan. Natrium diklofenak bekerja dengan cara menghambat produksi dari prostaglandin yang menyebabkan reaksi peradangan di dalam tubuh, apabila kerja dari prostglanin dihambat maka tidak terjadi peradangan di dalam tubuh. Fenavel termasuk golongan Obat Keras, disuntikan melalui Intravena/Intamuskular/Subkutan (langsung melalui pembuluh darah), maka dari itu penggunaan obat ini Harus Dilakukan Oleh Tenaga Medis Profesional dan Resep Dokter.

Keterangan

  • Fenavel Injeksi
    • Golongan : Obat Keras
    • Kelas Terapi : AINS (Anti Inflamasi Non Steroid)
    • Kandungan : Natrium Diklofenak 25 mg / 3 mL
    • Bentuk : Ampul
    • Satuan Penjualan : Ampul 3 mL
    • Kemasan :Box, Ampul @ 3 mL
    • Farmasi : PT Novell Pharmaceutical.
  • Fenavel Tablet
    • Golongan : Obat Keras
    • Kelas Terapi : AINS (Anti Inflamasi Non Steroid)
    • Kandungan : Natrium Diklofenak 50
    • Bentuk : Tablet
    • Satuan Penjualan : Tablet
    • Kemasan :Dus, 5 Strip @ 10 Tablet
    • Farmasi : PT Novell Pharmaceutical.

Kegunaan

Fenavel digunakan untuk meredakan peradangan dan rasa nyeri.

Dosis & Cara Penggunaan

Fenavel merupakan obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan fenavel juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan fenavel injeksi sebaiknya dibantu dengan petugas medis.

  • Fenavel Injeksi

Dewasa: 1-2 ampul/hari secara intra vena / intra muskular (disuntikan ke dalam jaringan otot) selama kurang dari 2 hari.

  • Fenavel Tablet

Kondisi: nyeri dan peradangan, seperti osteoarthritis, rheumatoid arthritis, atau nyeri haid.

Dewasa: 50 mg, 3 kali sehari.

Efek Samping

  • Diare, muntah, mual,konstipasi, gangguan nafsu makan
  • Terjadi gangguan irama jantung
  • Menurunnya fungsi ginjal

Kontraindikasi:

  • Wanita hamil dan menyusui.
  • Pasien yang mempunyai riwayat penurunan fungsi ginjal dan jantung dan hipersensitif terhadap natrium diklofenak.

Interaksi Obat:

  • OAINS (Obat Anti Inflamasi Non Steroid) lain, Kortikosteroid, pengencer darah dapat menyebabkan pendarahan di saluran pencernaaan)
  • Anti hipertensi jenis ACE inhibitor/ diuretik, ciclosporin dan tacrolimus menyebabkan konsentrasi kalium di dalam darah naik

Kategori Kehamilan

  • Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Fenatic ke dalam Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.
  • (Pada trimester 3 dan menjelang persalinan) Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Fenatic ke dalam Kategori D: Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).