Pengertian

Fenris merupakan obat yang mengandung ibuprofen sebagai zat aktifnya dalam bentuk sediaan suspensi. Ibuprofen merupakan obat golongan obat anti-inflamasi (OAINS) yang digunakan untuk membantu mengurangi rasa sakit dari berbagai kondisi, seperti: sakit kepala, sakit gigi, kram perut saat menstruasi, nyeri otot, atau arthritis (radang sendi). Fenris juga digunakan untuk menurunkan demam dan untuk meringankan rasa sakit dan nyeri ringan akibat flu. Ibuprofen bekerja dengan cara menghalangi produksi tubuh dari zat alami tertentu yang menyebabkan peradangan. Efek ini membantu untuk mengurangi pembengkakan, nyeri, atau demam.

Keterangan

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas
  • Kategori: Analgetik-antiinflamasi
  • Kandungan: Ibuprofen 100 mg/5 mL
  • Bentuk: Suspensi
  • Satuan Penjualan: Botol
  • Kemasan : Botol @ 60 mL
  • Farmasi: Interbat PT

Kegunaan

Fenris merupakan obat yang digunakan untuk membantu meredakan nyeri, serta untuk menurunkan demam.

Dosis & Cara Penggunaan

  • Dewasa : 3 – 4 kali sehari 2 sendok teh (10 ml).
  • Anak usia 1 – 2 tahun : 3 – 4 kali sehari 1/2 sendok teh (2.5 ml)
  • Anak usia 3 – 7 tahun : 3 – 4 kali sehari 1 sendok teh (5 ml)
  • Anak usia 8 – 12 tahun : 3 – 4 kali sehari 2 sendok teh (10 ml)

Efek Samping

Sakit perut, mual, muntah, sakit kepala, diare, sembelit, pusing, atau mengantuk mungkin terjadi. Jika salah satu dari efek-efek ini menetap atau memburuk, beritahu Dokter atau apoteker Anda segera.

Kontraindikasi:

  • Hindari pemberian pada bayi baru lahir (neonatal) yang memiliki kelainan jantung bawaan, dicurigai menderita enterokolitis yang mengalami pembusukan, atau gangguan fungsi ginjal.
  • Hindari pemberian pada pasien yang memiliki riwayat perdarahan saluran cerna atau ulkus peptikum.
  • Ibu hamil pada trimester ketiga dan ibu menyusui.
  • Hindari pemberian pada pasien dengan alergi, asma, urtikaria yang disebabkan oleh aspirin atau obat antiinflamasi nonsteroid

Interaksi Obat
Risiko pendarahan jika digunakan bersamaan dengan warfarin, golongan kortikosteroid, SSRIs dan aspirin.

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Fenris ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.