Pengertian

Fima D5 sering digunakan sebagai pengganti nutrisi apabila kondisi tidak memungkinkan untuk mengonsumsi makanan dalam bentuk padat. Penggunaan Fima D5 harus segera dihentikan apabila konsumsi makanan padat memungkinkan. Fima D5 adalah infus yang mengandung Dextrose (Dekstrosa). Dextrose adalah sejenis gula monosakarida (gula sederhana) yang banyak digunakan untuk pengganti glukosa yang merupakan sumber gula utama dalam tubuh. Dextrose digunakan sebagai sumber kalori (energi), membantu mencegah terjadinya hipoglikemia (kekurangan gula darah), sebagai cairan tubuh untuk menghindari kondisi dehidrasi (kekurangan cairan tubuh), serta merangsang konsumsi ion Kalium oleh otot tulang sehingga menyebabkan tubuh terasa lebih segar dan bertenaga.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Elektrolit, Intravena, Larutan Steril.
  • Kandungan: Glukosa.
  • Bentuk: Cairan.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol 500 mL.
  • Farmasi: Finusolprima Farma.

Kegunaan

Fima D5 digunakan pada kekurangan gula darah, kelebihan ion Kalium

Dosis & Cara Penggunaan

Fima D5 5 gram Infus 500 ml merupakan obat yang termasuk ke dalam Golongan Obat Keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan fepiram juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena Dosis Penggunaan nya berbeda-beda setiap individu nya tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita. Penggunaan Fima D5 5 gram Infus 500 ml sebaiknya dibantu dengan petugas medis.


1. Dosis Dewasa: uji toleransi glukosa 75 g sebagai dosis tunggal. Ukur glukosa serum pada interval.
2. Hipoglikemia 4-20 g sebagai dosis tunggal, ulangi sesuai kebutuhan.
3. Intravena Penipisan Karbohidrat 5%: Dosis didasarkan pada kebutuhan individu pasien.
4. Penipisan cairan 5%: Dosis didasarkan pada kebutuhan masing-masing pasien.
5. Hipoglikemia 10-25 g sebagai dosis tunggal, ulangi jika perlu.
Aturan pakai harus dengan sesuai anjuran Dokter.

Efek Samping

Efek samping
Efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan Fima D5:
1. Pembentukan gumpalan darah
2. Infeksi atau radang pada pembuluh darah
3. Penurunan intensitas pengeluaran cairan tubuh
4. Peningkatan intensitas pengeluaran cairan tubuh
5. Dehidrasi
6. Pembengkakan
7. Demam
8. Kehilangan kesadaran
9. Peningkatan tekanan cairan tubuh
10. Buang air kecil berlebih
11. Urine mengandung gula
12. Mual dan muntah
13. Diare
14. Sering haus
15. Iritasi pembuluh darah
16. Kerusakan jaringan
17. Pembengkakan paru

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Fima D5 pada pasien:
1. Alergi terhadap pati jagung atau produk jagung lainnya
2. Kelebihan kadar gula darah
3. Pasien dengan pendarahan pada tulang tengkorak atau tulang belakang
4. Dehidrasi, tidak dapat membuang air kecil, koma, gangguan penyerapan gula.

Interaksi Obat:-

Kategori Kehamilan:
Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Fima D5 ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin. Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat seperti Fima D5 selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter.