Pengertian

Flagyl mengandung Metronidazole yang merupakan jenis obat antimikroba yang digunakan untuk mengobati berbagai macam infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme protozoa dan bakteri anaerob. Kedua jenis organisme ini dapat hidup dan berkembang biak tanpa bantuan oksigen. Mereka sering menyebabkan infeksi pada bagian tubuh seperti perut, sistem reproduksi, dan gusi. Bagi orang-orang yang alergi terhadap penisilin, metronidazole aman untuk dikonsumsi. Flagyl mempunyai beberapa varian sediaan, seperti infus, tablet, dan ovula.

Keterangan

  • Flagyl Tablet
    • Golongan: Obat Keras
    • Kategori: Antijamur
    • Kandungan: Metronidazole 500 mg; Metronidazole 250 mg
    • Bentuk: Tablet
    • Satuan Penjualan: Tablet
    • Farmasi: Aventis Indonesia Farma
  • Flagyl Ovula
    • Golongan: Obat Keras
    • Kategori: Antijamur
    • Kandungan: Metronidazole 500 mg; Metronidazole 1 gram
    • Bentuk: Suppositoria
    • Satuan Penjualan: Strip @ 5 suppositoria
    • Farmasi: Aventis Indonesia Farma
  • Flagyl Infus
    • Golongan: Obat Keras
    • Kategori: Antijamur
    • Kandungan: Metronidazole 500 mg/100 mL
    • Bentuk: Cairan Infus
    • Satuan Penjualan: Kantung Plastik @ 100 mL
    • Farmasi: Aventis Indonesia Farma
  • Flagyl Suspensi
    • Golongan: Obat Keras
    • Kategori: Antijamur
    • Kandungan: Metronidazole 125 mg/5 mL
    • Bentuk: Botol
    • Satuan Penjualan: Botol @ 60 mL
    • Farmasi: Aventis Indonesia Farma.

Kegunaan

Flagyl digunakan untuk membantu mencegah dan mengobati berbagai macam infeksi yang disebabkan oleh mikroorganisme protozoa dan bakteri anaerob, misalnya pencegahan infeksi setelah operasi, Infeksi Vagina, Peradangan pada gigi dan gusi.

Dosis & Cara Penggunaan

Flagyl merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembeliannya harus menggunakan resep Dokter. 

  • Flagyl Ovula:
    1-2 ovula setiap malam selama 5-10 hari.
  • Flagyl Tablet:
    2 kali sehari, 1 Tablet.
  • Flagyl Infus:
    5 mL per menit (1 kantung infus digunakan selama 20-60 menit).
  • Flagyl Suspensi:
    Dewasa : 3 kali sehari 2 sendok takar.
    Anak-anak: 2 kali sehari 1 sendok takar.

Efek Samping

  • Gangguan saluran pencernaan (misalnya. Mual, anoreksia (gangguan makan) , muntah, diare, ketidaknyamanan perut, sembelit);
  • Lidah berbulu, glositis (infeksi lidah), stomatitis (luka pada mulut dan gusi)
  • Kelemahan
  • Pusing
  • Ataksia (gangguan gerakan tubuh akibat masalah pada otak),
  • Sakit kepala
  • Kantuk
  • Susah tidur
  • Halusinasi
  • Perubahan suasana hati atau keadaan mental (misalnya. depresi atau kebingungan)
  • Ketidaknyamanan uretra.

Kontraindikasi:
Pasien yang memiliki riwayat hipersensitif terhadap metronidazole

Interaksi Obat:

  • Penggunaan bersamaan dengan disulfiram dapat menghasilkan reaksi psikotik.
  • Dapat mempotensiasi efek antikoagulan oral.
  • Dapat meningkatkan risiko toksisitas litium.
  • Dapat mengurangi clearance ginjal yang mengakibatkan peningkatan toksisitas 5-fluorouracil.
  • Dapat meningkatkan kadar serum ciclosporin.
  • Dapat meningkatkan kadar busulfan dalam plasma yang mengakibatkan toksisitas busulfan yang parah. -Meningkatkan metabolisme dengan fenobarbital dan fenitoin yang mengakibatkan penurunan konsentrasi serum.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Flagyl ke dalam Kategori B: Studi pada hewan percobaan menunjukan adanya efek samping pada janin namun belum ada studi kontrol pada wanita hamil, obat dapat diberikan apabila efek terapinya lebih besar dari resiko pada janin.