Pengertian

Fleet terdiri dari Fleet Phospo-soda dan Fleet Enema yang diproduksi oleh Combiphar. Fleet Enema adalah obat yang mengandung Sodium bifosfat dan Disodium fosfat, obat ini digunakan untuk membantu mengatasi konstipasi. Konstipasi adalah kondisi sulit buang air besar secara teratur, tidak bisa benar-benar tuntas, atau tidak bisa sama sekali. Secara umum, seseorang bisa dianggap mengalami konstipasi apabila buang air besar kurang dari tiga kali dalam seminggu. Fleet Enema dapat membantu anda untuk dapat memperlancar buang air besar, sehingga anda dapat menjalani aktifitas anda dengan nyaman.

Fleet Phosfo-soda memiliki kandungan yang sama dengan Fleet Enema, akan tetapi penggunaan Fleet Phosfosoda berbeda. Fleet Phosfosoda digunakan untuk membantu membersihkan usus besar sebelum dilakukannya rontgen usus besar. Fleet Phosfosoda juga digunakan untuk membantu kolonoskopi (pemeriksaan untuk mendeteksi ketidaknormalan pada usus besar dan anus). Proses ini dilakukan dengan memasukkan kolonoskop atau selang yang ujungnya ada kamera ke dalam dubur. Dokter kemudian dapat melihat ke dalam usus besar dengan kamera video yang menampilkan gambar pada layar) sebelum pembedahan usus besar. Fleet Phosfosoda termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini haru dengan Resep Dokter.

Keterangan

  1. Fleet Enema
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Laksatif.
    • Kandungan: Sodium bifosfat, Disodium fosfat.
    • Bentuk: Cairan
    • Satuan Penjualan: Botol.
    • Kemasan: Botol 133 mL.
    • Farmasi: Combiphar.
  2. Fleet Phosfosoda
    • Golongan: Obat Bebas Terbatas
    • Kelas Terapi: Laksatif.
    • Kandungan: Sodium bifosfat, Disodium fosfat.
    • Bentuk: Cairan
    • Satuan Penjualan: Botol.
    • Kemasan: Botol 45 mL dan 90 mL.
    • Farmasi: Combiphar.

Kegunaan

Fleet Enema adalah obat yang digunakan membantu meredakan konstipasi (sulit buang air besar). Sedangkan, Fleet Phosfosoda digunakan untuk membantu sebelum tindakan medis untuk membersihkan usus besar.

Dosis & Cara Penggunaan

Fleet Enema termasuk dalam golongan Obat Bebas Terbatas. Sedangkan Fleet Phosfosoda termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Resep Dokter.

Sembelit, Pencahar osmotik ringan untuk evakuasi dan pembersihan usus
- Dewasa: 1 botol sehari sekali.
- Anak 3 - < 12 tahun 1 tube sekali sehari.
- Anak > 12 tahun Sama seperti dosis dewasa.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Fleet, yaitu:

  • Gangguan elektrolit (Hipernatremia, hiperfosfatemia, hipofosfatemia, hipokalsemia, hipokalsemia), dehidrasi, kejang, kehilangan cairan.
  • Pusing, sakit kepala.
  • Edema atau pembengkakan.
  • Mual, muntah, diare, sakit perut / kembung.
  • Nyeri dada.
  • Menggigil.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Fleet pada pasien yang memiliki indikasi:
1. Penurunan motilitas usus.
2. Penyakit radang usus (Kolitis ulseratif aktif berat).
3. Penyakit Hirschsprung.
4. Radang usus buntu, perdarahan rektum, dehidrasi.
5. Bypass lambung atau operasi stapel.
5. Gangguan ginjal berat.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Fleet :

  • Mengurangi penyerapan dengan Ca, Fe, Mg, sukralfat. Peningkatan risiko kejang dengan TCA.
  • Peningkatan risiko hiperfosfatemia dengan vitamin D.
  • Mengurangi efek terapi dg litium.
  • Peningkatan risiko kalsifikasi ektopik dengan suplemen Ca atau antasida yang mengandung Ca.
  • Peningkatan risiko hiperkalemia dengan fosfat.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Fleet ke dalam Kategori C:
Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.