Pengertian

Fluarix Pre-Filled Syringe merupakan sediaan obat dalam bentuk injeksi yang memiliki komposisi Vaksin Influenza (split virion) diinaktivasi yaitu vaksin yang di ambil dari virus influenza yang diperbanyak di dalam telur ayam berembrio. Virus influenza ini di murnikan dengan menggunakan larutan gradien kepadatan sukrosa linier yang mengandung detergen untuk mematikan virus. Setelah dimurnikan virus influenza ini di filtrasi.

Keterangan

  • Golongan : Obat Keras.
  • Kelas Terapi : Vaksin Influenza.
  • Kandungan : Vaksin Influenza (split virion) diinaktivasi
  • Bentuk : Cairan Injeksi.
  • Satuan Penjualan : Syringe.
  • Kemasan : Box, 1 Syringe @ 0.5 mL.
  • Farmasi : GlaxoSmithKline Indonesia.

Kegunaan

Fluarix Pre-Filled Syringe digunakan untuk mejaga sistem kekebalan tubuh dari virus influenza.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis dan Cara Penggunaan:
Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  • Pemberian dosis untuk anak 6 bulan-3 tahun : 1x sehari 0.25 mL.
  • Pemberian dosis untuk anak 3 tahun- dewasa : 1x sehari 0.5 mL
  • Pemberian injeksi ini dapat diberikan melalui intramuskular.

Efek Samping

  • Dapat menimbulkan efek kemerahan pada kulit.
  • Menimbulkan rasa nyeri
  • Terjadinya pembengkakan.
  • Menggigil
  • Nyeri pada tempat suntikan
  • Demam
  • Nyeri kepala
  • Berkeringat

Kontraindikasi:

  • Tidak di anjurkan bagi pasien yang memiliki riwayat alergi pada protein, telur ayam.
  • Imunitas sebaiknya ditunda bagi pasien yang mengalami infeksi akut dan demam.

Interaksi Obat:
penggunaan obat ini jika diberikan bersamaan dengan imunosupren (obat alami yang diberikan untuk kekebalan tubuh) akan menimbulkan efek pada obat imunitas tersebut.

Kategori kehamilan

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Fluarix Pre-Filled Syringe ke dalam Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.