Pengertian

Flutop-C adalah obat yang mengandung Paracetamol, Guaifenesin, Chlorpheniramine maleate, Phenylpropanolamine HCl. Flutop- C merupakan sediaan obat yang bekerja sebagai analgesik (obat yang dapat meredakan rasa nyeri), antipiretik (obat yang dapat menurunkan demam), antitusif (menekan batuk), antihistamin (anti alergi), ekspektoran (mengencerkan dahak), dan dekongestan (pelega hidung tersumbat). Selain itu, Flutop-C obat juga digunakan untuk membantu meredakan gejala flu, seperti: hidung tersumbat, demam, bersin-bersin, dan sakit kepala.

Keterangan

  • Golongan: Obat Bebas Terbatas
  • Kelas Terapi: Obat Batuk dan Pilek.
  • Kandungan: Paracetamol 160 mg, Guaifenesin 25 mg, Chlorpheniramine maleate 0.5 mg, Phenylpropanolamine HCl 3.5 mg.
  • Bentuk: Sirup
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan: Botol @ 60 mL.
  • Farmasi: Ifars Pharmaceutical Laboratories PT

Kegunaan

Flutop-C digunakan untuk membantu meredakan gejala flu yang disertai dengan batuk.

Dosis & Cara Penggunaan

  • Dewasa: diminum 3-4 kali sehari 1 sendok makan (15 ml).
  • Anak usia 7-12 tahun: 3-4 kali sehari 2 sendok teh (10 ml).
  • Anak usia 4-7 tahun: 3-4 kali sehari 1 sendok teh (5 ml).
  • Anak usia 1-3 tahun: 3-4 kali sehari 1/2 sendok teh (2.5 ml). Berikan sesudah makan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Flutop-C, antara lain: Mengantuk, gangguan pencernaan, aritmia atau gangguan irama detak jantung, resistensi urin, jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan hati.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Flutop-C pada pasien yang memiliki indikasi:
Gangguan jantung, Diabetes mellitus, gangguan fungsi hati yang berat.

Interaksi Obat:

  • Dapat meningkatkan risiko perdarahan, jika digunakan bersamaan dengan warfarin.
  • Jika digunakan dengan carbamazepine, phenytoin, phenobarbital, cholestyramine, dan imatinib. Dapat menurunkan efek paracetamol.
  • Jika digunakan bersama¬†metoclopramide, domperidone, atau atau probenecid. Dapat meningkatkan efek samping paracetamol.

Kategori Kehamilan:

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Flutop-C ke dalam Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.