Pengertian

Flutrop merupakan obat yang mengandung pseudoephedrine dan triprolidine, pseuodoephedrin berfungsi untuk meredakan hidung tersumbat dan mengurangi sekresi cairan dari hidung, sedangkan triprolidine berfungsi untuk meredakan gejala alergi seperti rasa gatal pada hidung dan juga tenggorokan, bersin-bersin, hidung tersumbat.
Per tab flutrop mengandung pseudoephedrine HCl 30 mg, triprolidine HCl 2.5 mg. Pada sediaan sirup flutrop mengandung Pseudoephedrine HCl 15 mg, triprolidine HCl 1.25 mg per 5 mL.

Keterangan

  • Flutrop Kaplet:
  • Golongan : Obat Bebas Terbatas
  • Kelas Terapi : Obat Batuk dan Pilek.
  • Kandungan : Pseudoephedrine HCl 30 mg, triprolidine HCl 2.5 mg.
  • Bentuk : Kaplet.
  • Satuan Penjualan :Strip.
  • Kemasan : Strip @ 10 Kaplet.
  • Farmasi :Tropica Mas.
  • Flutrop Sirup:
  • Golongan : Obat Bebas Terbatas
  • Kelas Terapi : Obat Batuk dan Pilek.
  • Kandungan : Pseudoephedrine HCl 15 mg, triprolidine HCl 1.25 mg per 5 mL.
  • Bentuk : Sirup.
  • Satuan Penjualan: Botol.
  • Kemasan : Botol 60 mL.
  • Farmasi :Tropica Mas.

Kegunaan

Flutrop digunakan untuk mengobati rinitis alergi, dan hidung tersumbat.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis dewasa dan anak usia di atas 12 tahun : 3 x sehari 1 tablet.
Dosis anak usia 6-12 tahun : 3 x sehari ½ tablet.
Dosis anak usia 2-6 tahun : 3 x sehari ¼ tablet.

Efek Samping

Efek samping yang terjadi apabila mengkonsumsi flutrop tablet adalah
-Depresi
-Gangguan tidur dan halusinasi
-Ruam kulit
-Takikardia (frekuensi detak jantung lebih cepat dari normal)
-Kekeringan pada mulut, hidung dan tenggorokan
-Penggunaan pseudoephedrine dapat menyebabkan efek samping seperti retensi urin pada pria dan pembesaran prostat.

Kontraindikasi
-Pasien yang memiliki riwayat hipersensitifitas terhadap salah satu komponen dari flutrop
-Pasien yang sedang menggunakan obat-obat golongan monoamine oksidase (MAO) inhibitor, karena dapat menyebabkan kenaikan tekanan darah.
-Pasien yang memiliki riwayat diabetes melitus, penyakit jantung, hipertensi berat, penyakit arteri koroner, hipertiroid dam glaucoma.

Interaksi Obat
-Penggunaan bersama dengan obat simpatomimetik lainnya seperti anti depresan, dekongestan
-Terjadi peningkatan efek samping antimuscarinic dengan obat antimuscarinic lainnya (misalnya atropin, TCA dan MAOI).
-Dapat menutupi tanda-tanda ototoxicity yang disebabkan oleh obat golongan aminoglikosida.

Kategori Kehamilan
Menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan flutrop ke dalam kategori C dengan penjelasan sebagai berikut:

Studi pada hewan percobaan menunjukana danya efek samping pada janin namun belum ada studi kontrol pada wanita hamil, obat dapat diberikan apabila efek terapinya lebih besar dari resiko pada janin.