Pengertian

Folacom adalah sediaan Tablet yang mengandung Asam folat. Asam folat dalam Folacom yang sangat penting untuk produksi koenzim dalam banyak sistem metabolisme, sehingga pencegahan anemia dan defisiensi (kekurangan asam folat). Folacom juga digunakan untuk kondisi lain yang umumnya terkait dengan kekurangan folat, termasuk ulcerative colitis, penyakit hati, alkoholisme, dan dialisis ginjal. Wanita yang sedang hamil atau sebelum hamil biasanya mengkonsumsi Folacom untuk mencegah keguguran dan cacat tabung saraf, cacat lahir yang tidak menutup selama pengembangan.

Keterangan

  • Golongan: Obat Bebas
  • Kelas Terapi: Vitamin B-Complex dengan vitamin C
  • Kandungan: Asam Folat 400 mcg.
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @10 Tablet.
  • Farmasi: Combiphar PT

Kegunaan

Folacom digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan asam folat pada pasien anemia, ibu hamil, dan menyusui. 

Dosis & Cara Penggunaan

Penggunaan Folacom: Diminum 1 tablet perhari. Dapat diminum sebelum maupun sesudah makan.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Folacom, yaitu:

  • Gangguan jantung.
  • Gangguan pencernaan: Anoreksia, mual, perut kembung, perut kembung.
  • Reaksi alergi.
  • Gangguan kulit dan jaringan subkutan: Eritema, pruritus, ruam kulit, hipersensitivitas.

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Folacom pada pasien yang memiliki indikasi:
Anemia pernisiosa yang tidak diobati, defisiensi cobalamin yang tidak diobati atau penyebab defisiensi cobalamin lainnya.

Interaksi Obat
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Folacom :

  • Dapat menurunkan konsentrasi fenitoin.
  • Penurunan penyerapan dengan sulfasalazine dan triamterene. Kloramfenikol, metotreksat, dan kotrimoksazol dapat mengganggu metabolisme folat.
  • Dapat meningkatkan kemanjuran lithium.