Pengertian

Frimania merupakan obat produksi Mersifarma Tirmaku Mercusana yang isi kandungannya Lithium karbonat yang termasuk dalam golongan obat keras yang penggunaannya harus dengan resep Dokter. Obat ini di gunakan sebagai anti depresan atau untuk mengatasi pasien dengan gangguan mental Mania & hipomania, depresi bipolar (gangguan mental yang menyerang kondisi psikis seseorang yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang sangat ekstrem berupa mania dan depresi, kontrol perilaku agresif atau melukai diri sendiri secara disengaja).

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Anti Depresan
  • Kandungan:
  • -Lithium karbonat 200mg
  • -Lithium karbonat 400mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: dus, 10 Strip @ 10 Tablet
  • Farmasi: Mersifarma Tirmaku Mercusana

Kegunaan

Frimania digunakan sebagai anti depresan atau untuk mengatasi pasien dengan gangguan mental Mania & hipomania, depresi bipolar (gangguan mental yang menyerang kondisi psikis seseorang yang ditandai dengan perubahan suasana hati yang sangat ekstrem berupa mania dan depresi, kontrol perilaku agresif atau melukai diri sendiri secara disengaja).

Dosis & Cara Penggunaan

Fridep merupakan obat yang termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga pada setiap pembelian nya harus menggunakan resep Dokter. Selain itu, dosis penggunaan Fridep juga harus dikonsultasikan dengan Dokter terlebih dahulu sebelum digunakan, karena dosis penggunaan nya berbeda-beda setiap individu tergantung berat tidaknya penyakit yang diderita.

Dewasa
Awalnya 400-1.200 mg sebagai dosis tunggal setiap hari.

Efek Samping

Efek Samping
Efek Samping yang mungkin timbul saat mengkonsumsi Frimania yaitu :
1. Gangguan pencernaan
2. Kelemahan otot
3. Kantuk
4. Pusing
5. Tinitus (bunyi berdenging pada telinga)
6. Penglihatan kabur
7. Mual
8. Vertigo
9. Tangan bergetar
10. Haus
11. poliuria (kelainan frekuensi diuresis/buang air kecil sebagai akibat kelebihan produksi air seni).

Kontraindikasi
Tidak Boleh di gunakan pada pasien dengan Gangguan ginjal, penyakit jantung, penyakit Addison atau hipotiroidisme yang tidak diobati,kehamilan dan laktasi.

Interaksi Obat
Tidak boleh di gunakan bersamaan dengan , steroid. Psikotropika,NSAID,Diazepam, metildopa, tetrasiklin, fenitoin, karbamazepin,indometasin yang menyebabkan interaksi yang tidak diinginkan/merugikan.

Kategori Kehamilan
Kategori D: Ada bukti positif risiko janin pada manusia, tetapi manfaat dari penggunaan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius yang tidak dapat dilakukan dengan obat yang lebih aman. digunakan atau tidak efektif).