Pengertian

Fritens merupakan obat yang mengandung Irbesartan. Fritens adalah obat untuk mengatasi hipertensi atau tekanan darah tinggi dengan cara menghambat efek zat kimia yang disebut angiotensin II. Fritens juga bisa digunakan untuk penderita nefropati diabetik (penyakit ginjal yang disebabkan oleh diabetes) pada penderita diabetes melitus tipe 2. Pembuluh darah bisa menyempit akibat pengaruh angiotensin II dan Fritens berfungsi menghambat efek tersebut, sehingga pembuluh darah melebar, dan mengurangi tekanan pada pembuluh darah. Fritens bisa digunakan sebagai terapi tunggal atau di kombinasikan dengan obat antihipertensi lainnya.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antagonis Angiotensin II
  • Kandungan: Irbesartan 150 mg
  • Bentuk: Tablet
  • Satuan Penjualan: Strip
  • Kemasan: Strip @ 6 Tablet
  • Farmasi: Kalbe Farma

Kegunaan

Fritens digunakan untuk mengobati nefropati diabetik pada diabetes Tipe 2, dan menurunkan tekanan darah tinggi.

Dosis & Cara Penggunaan

Fritens termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  • Hipertensi
    • 1 tablet diminum sekali sehari. Dosis dapat di tingkatkan hingga 2 tablet, diminum sekali sehari jika diperlukan.
    • Pasien dengan penurunan volume intravaskular
      Dosis awal: 1/2 tablet diminum sekali sehari.
  • Nefropati diabetes pada Diabetes Melitus Tipe 2
    1 tablet diminum sekali sehari. Dosis dapat di tingkatkan hingga 2 tablet, diminum sekali sehari jika diperlukan. 

Efek Samping

  • Diare
  • Kelelahan
  • Pencernaan yang terganggu atau mulas
  • Pusing
  • Hipotensi ortostatik (penurunan tekanan darah yang terjadi tiba-tiba)
  • Mual, muntah
  • Nyeri persendian
  • Trombositopenia (jumlah trombosit kurang dari normal)
  • Hiperkalemia (jumlah kalium dalam darah sangat tinggi)
  • Peningkatan kreatinin serum

Kontraindikasi
Hindari penggunaan Fritens pada pasien:

  • Tidak boleh digunakan bersamaan dengan aliskiren pada penderita diabetes dan gangguan ginjal (GFR
  • Kehamilan.

Interaksi Obat

  • Dapat memusuhi efek hipotensi dan meningkatkan risiko nefrotoksisitas jika diberikan bersamaan dengan obat anti inflamasi non steroid.
  • Dapat meningkatkan kadar lithium serum dan toksisitas.
  • Meningkatkan risiko hiperkalemia jika diberikan bersamaan dengan diuretik hemat K (misalnya: Amiloride, triamterene, spironolactone), suplemen K atau pengganti garam yang mengandung K.
  • Berpotensi Fatal: Dapat meningkatkan efek nefrotoksik, hiperemisemia, dan hipotensi jika diberikan bersamaan dengan aliskiren pada penderita diabetes dan gangguan ginjal (GFR

Kategori Kehamilan
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Fritens ke dalam Kategori D:
Ada bukti positif risiko pada janin manusia, tetapi manfaat obat jika digunakan pada wanita hamil dapat diterima meskipun ada risiko (misalnya, jika obat tersebut diperlukan dalam situasi yang mengancam jiwa atau untuk penyakit serius dimana obat-obatan yang lebih aman tidak dapat digunakan atau tidak efektif).