Pengertian

Fucicort merupakan obat topikal yang mengandung asam fusidic dan betametasone. Fucicort dapat digunakan pada pasien yang mengalami infeksi kulit yang di sebabkan oleh bakteri Staphylococcis atau bakteri lain yang peka terhadap asam fusidat dan dapat digunaan pada infeksi yang meradang karena mengandung betametasone sebagai kortikosteroid di dalamnya. Fucicort bekerja dengan cara menghambat perkembangan bakteri dengan mengganggu sintesa protein bakteri.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antibiotik Topikal
  • Kandungan: Asam Fusidic 2%, betametasone 1%
  • Bentuk: Krim
  • Satuan Penjualan: Tube
  • Kemasan: Dus, Tube @ 5 gram
  • Farmasi: Tunggal Idaman Pribadi

Kegunaan

Fucicort digunakan secara topikal untuk mengobati infeksi kulit yang disebabkan oleh bakteri Staphylococcus atau bakteri lain yang peka terhadap asam fusidik misalnya, impetigo (infeksi kulit yang menyebabkan terbentuknya lepuhan-lepuhan kecil), karbunkel (bisul batu), bisul, furunculosis, folikulitis (peradangan yang terjadi pada folikel rambut), sycosis barbae (penyakit kulit di tempat janggut karena jamur), dan paronikia (radang jaringan sekitar kuku).

Dosis & Cara Penggunaan

Golongan obat keras. Harus sesuai dengan petunjuk Dokter
Dosis Penggunaan Fucicort 5 gram Krim:
Setelah luka dibersihkan, oleskan tipis ke daerah yang terinfeksi 3-4 kali sehari.

Efek Samping

Efek Samping:
Perubahan atrofi setempat pada kulit (gatal-gatal, rasa terbakar pada kulit, biduran)

Kontraindikasi:
-Tidak boleh digunakan pada pasien yang diketahui memiliki reaksi alergi terhadap kandungan asam fusidic dan betametasone
-Pasien yang memiliki penyakit kulit yang disebabkan oleh virus, tuberkulosa kulit, dermatitis perioral, akne rosase, infeksi jamur pada kulit, & kondisi ulserasi.

Interaksi Obat: -

Keamanan Kehamilan:
-