Pengertian

Fulcin merupakan sediaan obat yang mengandung Griseofulvin, obat ini diminum untuk membantu mengobati infeksi jamur pada kulit misalnya di lipatan-lipatan paha, serta kulit kepala. Selain itu, Fulcin juga dapat digunakan untuk membantu infeksi jamur yang menyerang kuku kaki dan tangan. Fulcin atau Griseofulvin bekerja dengan cara menghambat pembelahan sel jamur pada metafase dengan mengganggu struktur mitosis sel. Kemudian mengikat keratin manusia, sehingga membentuk tahan terhadap infeksi jamur. Selain itu, Griseofulvin juga dapat mengganggu produksi asam deoksiribonukleat (DNA) jamur.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras
  • Kelas Terapi: Antijamur.
  • Kandungan: Griseofulvin 125 mg; Griseofulvin 500 mg
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @14 Tablet.
  • Farmasi: Astra Zeneca.

Kegunaan

Fulcin digunakan untuk membantu mengobati infeksi jamur pada kulit.

Dosis & Cara Penggunaan

Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter.

Dewasa: Per Oral 0.5-1 g / hari dalam dosis tunggal atau terbagi. Durasi pengobatan: 2-8 minggu (infeksi rambut dan kulit), hingga 6 bulan (infeksi kuku), ≥12 bulan (infeksi kuku jari kaki).

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Fulcin, yaitu:
1. Ruam kulit.
2. Urtikaria.
3. Gangguan Gastrointenstinal.
4. Mulut kering.
5. Perubahan rasa.
6. Sakit kepala.
7. Kandidiasis oral.
8. Fotosensitisasi atau sensitif terhadap cahaya.
9. Pusing.
10. Kebingungan.
11. Depresi, gangguan koordinasi, susah tidur, kelelahan.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Fulcin pada pasien yang memiliki indikasi:
1. Hipersensitif terhadap griseofulvin.
2. SLE dan porfiria.
3. Penyakit hati akut, gagal hepatoseluler.
4. Kehamilan.

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Fulcin :

  • Dapat mengurangi kemanjuran kontrasepsi oral, fenilbutazon, obat penenang dan hipnotik, dan antikoagulan kumarin.
  • Penyerapan Gastrointenstinal menurun dengan barbiturat.

Kategori Kehamilan:
Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Fulcin ke dalam Kategori X:
Studi pada hewan atau manusia telah menunjukkan kelainan pada janin atau ada bukti risiko pada janin berdasarkan pengalaman manusia. Risiko penggunaan obat ini pada wanita hamil jelas melebihi manfaat yang diharapkan. Obat ini dikontraindikasikan pada wanita hamil dan wanita usia subur yang memiliki kemungkinan hamil.