Pengertian

Garexin merupakan Sediaan Tetes Mata yang mengandung Gentamicin, obat ini diproduksi oleh Global Multi Pharmalab. Garexin diindikasikan untuk pengobatan infeksi yang disebakan oleh bateri. Garexin atau Gentamicin sulfate termasuk Antibiotik golongan Aminoglikosida yang digunakan untuk mengobati infeksi-infeksi yang disebabkan terutama oleh bakteri gram negatif. Garexin atau Gentamicin bekerja dengan cara mengikat secara reversibel terhadap sub unit 30s dari ribosom bakteri sehingga menghambat sintesa protein yang pada akhirnya menghambat pertumbuhan bakteri itu.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi : Antibiotik.
  • Kandungan : Gentamycin sulfate 3 mg/ mL.
  • Bentuk : Tetes Mata.
  • Satuan Penjualan : Botol Tetes.
  • Kemasan : Botol Tetes.
  • Farmasi : Global Multi Pharmalab.

Kegunaan

Garexin digunakan untuk Infeksi ringan hinga berat pada mata yang disebakan oleh bakteri.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis dan Cara Penggunaan Garexin Tetes Mata, harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  • Infeksi mata superfisial
    • Dewasa: Sebagai tetes mata 0,3%: Dosis: 1-2 tetes ke mata yang terkena hingga 6 kali sehari. Untuk infeksi berat, awalnya, 1-2 tetes setiap 15 menit, mengurangi frekuensi secara bertahap ketika infeksi dikendalikan.
    • Anak: Sama seperti dosis orang dewasa.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Garexin, yaitu:
Iskemia retina berat (kekurangan suplai darah ke jaringan)
Berpotensi fatal: Nefrotoksisitas, depresi pernapasan, kelumpuhan otot, dan anafilaksis.

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Garexin pada pasien yang memiliki indikasi:
Hipersensitif terhadap golongan aminoglikosida

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Garexin:
Ada sejumlah obat yang jika diberikan bersama gentamicin maka akan berefek gangguan ginjal contohnya antivirus, kemoterapi, diuretik, obat artritis dan osteoporosis.

Kategori Kehamilan:

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Garexin ke dalam Kategori C: Studi pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin (teratogenik atau embriosidal atau lainnya) dan tidak ada studi terkontrol pada wanita atau studi pada wanita dan hewan tidak tersedia. Obat diberikan hanya jika manfaat yang yang diperoleh lebih besar dari potensi risiko pada janin.