Pengertian

Gasfamin diproduksi oleh PT. Meprofarm Indonesia yang telah terdaftar pada BPOM. Setiap tablet Gasfamin mengandung 20 mg famotidine, yang dapat digunakan untuk mengatasi tukak usus 12 jari, tukak lambung jinak dan refluks esofagitis (Peradangan pada saluran tenggorokan ke Lambung), Obat ini juga dapat digunakan untuk penderita dengan esofagitis (Peradangan pada saluran Tenggorokan ke Lambung) yang termasuk dalam diagnosa erosi (Peradangan pada daerah mulut rahim) atau ulserasi (Lesi lesi pada rongga mulut) dan untuk kondisi hipersekresi patologis (Derajat keasaman cairan Lambung).

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antasid, Obat Antirefluks & Antiulserasi.
  • Kandungan: famotidine 20mg.
  • Bentuk: Tablet.
  • Satuan Penjualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @ 6 Tablet.
  • Farmasi: PT Meprofarm Indonesia.

Kegunaan

Gasfarmin digunakan untuk mengobati luka lambung atau usus akibat asam lambung.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis dan Cara Penggunaan:
Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

  • Tukak usus dua belas jari
    • Dosis Awal: 1 x sehari 2 Tablet (40 mg) sebelum tidur, 2 x sehari 1 Tablet (20 mg).
    • Pengobatan cukup selama 4 minggu, dan jarang digunakan lebih dari 6-8 minggu.
    • Dosis Pemeliharaan: 1 x sehari 1 Tablet (20 mg) sebelum tidur.
  • Hipersekresi patologis dan Sindrom zolliner ellison
    • Dosis Awal: 2 x Sehari 1 Tablet (20 mg) setiap 6 jam.
    • Dosis dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan.

Efek Samping

Semua Obat pasti memiliki Efek samping, namun tidak semua Orang akan mengalami Efek samping dari penggunaan Obat tersebut. Adapun Efek samping dari penggunaan Obat Gasfarmin 20 mg Tablet sebagai berikut:

  • Sakit kepala, Pusing
  • Sembelit, Diare
  • Ansietas (Kegelisahan), anoreksia (Gangguan makan yang menyebabkan orang akan terobsesi dengan berat badan), mulut kering.
  • Takikardia (Detak jantung cepat), Bradikardia (Detak jantung lambat)
  • Hipotensi.
  • Diskrasia darah (Kelainan darah)
  • Toksisitas Hati.
  • Reaksi Hipersensitif (Alergi)

Kontraindikasi
Jika pasien memiliki riwayat Hipersensitif jangan menggunakan Obat ini.

Interaksi Obat

  • Ketokonazole, itraconazole, atazanavir, dan ester ampicillin
  • Erythromycin, dan digoxin
  • Antagonis histamin H2 menurunkan absorpsi sefpodoksim.

Kategori Kehamilan

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengkategorikan Gasfarmin ke dalam Kategori B: Studi pada reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko janin, tetapi tidak ada studi terkontrol pada wanita hamil atau studi reproduksi hewan telah menunjukkan efek buruk (selain penurunan kesuburan) yang tidak dikonfirmasi dalam studi terkontrol pada wanita hamil trimester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trimester berikutnya).