Pengertian

Gentiderm merupakan Sediaan Krim yang mengandung Gentamycin, obat ini diproduksi oleh Dankos Farma. Gentiderm atau Gentamycin sulfat adalah Antibiotik yang berfungsi sebagai pengobatan infeksi yang disebabkan oleh bakteri gram negatif, septikemia (keracunan darah oleh bakteri patogenik dan zat-zat yang dihasilkan oleh bakteri tersebut), meningitis (radang selaput otak), infeksi saluran kemih, saluran pernafasan, saluran pencernaan, infeksi pada kulit, tulang, dan jaringan lunak. Gentamicin bekerja dengan cara menghambat sintesis protein membran sel bakteri sehingga terjadi cacat pada membran sel (membran berlubang). Gentiderm atau Gentamicin bekerja dengan cara mengikat secara reversibel terhadap sub unit 30s dari ribosom bakteri sehingga menghambat sintesa protein yang pada akhirnya menghambat pertumbuhan bakteri itu.

Keterangan

  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antibiotik Topikal.
  • Kandungan: Gentamisin 1 mg / gram krim.
  • Bentuk: Krim.
  • Satuan Penjualan: Tube.
  • Kemasan: Tube @ 5 gram.
  • Farmasi: Molex Ayus

Kegunaan

Gentiderm digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh bakteri gram negatif, septikemia, meningitis, infeksi saluran kemih, saluran pernafasan, saluran pencernaan, infeksi pada kulit, tulang, dan jaringan lunak.

Dosis & Cara Penggunaan

Dosis dan Cara Penggunaan Gentiderm:
Obat ini termasuk dalam golongan Obat Keras, maka dari itu penggunaan obat ini harus dengan Anjuran dan Resep Dokter:

Aturan penggunaan Obat Genalten 0.1 Krim:
3-4 x Sehari,Oleskan pada kulit yang terinfeksi.

Efek Samping

Efek Samping:
Efek samping yang mungkin terjadi selama pengunaan Gentiderm, yaitu:
Iritasi ringan seperti erythema (Kemerahan pada kulit) dan pruritus (Gatal)

Kontraindikasi:
Hindari penggunaan Gentiderm pada pasien yang memiliki indikasi:
1. Hipersensitivitas (Reaksi Alergi)
2. Bayi prematur

Interaksi Obat:
Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Gentiderm:
1. Efek aditif dengan neurotoksik
2. Agen penghambat neuromuskuler
3. Dapat mempotensiasi efek antikoagulan
4. Dapat melawan efek neostigmin dan piridostigmin
5. Peningkatan risiko hipokalsemia dengan bisfosfonat
6. Peningkatan risiko blokade neuromuskuler dengan toksin botulinum
7. Indometasin dapat meningkatkan konsentrasi plasma gentamisin pada neonatus.

Kategori Kehamilan
FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan gentamicin kedalam kategori D dengan penjelasan sebagai berikut :

Terbukti beresiko terhadap janin manusia berdasarkan bukti-bukti empiris yang didapatkan dari investigasi, pengalaman marketing maupun studi terhadap manusia. namun jika benefit yang diperoleh dipandang lebih tinggi dari resiko yang mungkin terjadi, obat ini bisa diberikan.