Pengertian

Glinov merupakan sediaan obat yang berbentuk Kapsul dengan kekuatan dosis yang berbeda, yaitu Glinov kapsul 75 mg dan 150 mg. Glinov adalah salah satu nama dagang dari Pregabalin. Obat ini digunakan untuk mengobati rasa sakit yang disebabkan oleh kerusakan saraf karena diabetes, infeksi herpes zoster, atau cedera saraf tulang belakang. Obat ini juga digunakan untuk mengobati rasa sakit pada orang dengan fibromyalgia.

Pregabalin bekerja sebagai analog dari neurotransmitter GABA. Ini mengikat dengan kuat ke subunit α2-resulting yang mengakibatkan modulasi saluran Ca dan pengurangan pelepasan beberapa neurotransmiter, termasuk glutamat, norepinefrin, serotonin, dopamin, peptida yang berhubungan dengan gen kalsitonin dan zat P.

Keterangan

  • Glinov Kapsul 75 mg:
  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antikolvusan.
  • Kandungan: Pregabalin 75 mg.
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Pejualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @10 Kapsul.
  • Farmasi: Novell Pharmaceutical.
  • Glinov Kapsul 150mg:
  • Golongan: Obat Keras.
  • Kelas Terapi: Antikolvusan.
  • Kandungan: Pregabalin 150 mg.
  • Bentuk: Kapsul
  • Satuan Pejualan: Strip.
  • Kemasan: Strip @10 Kapsul.
  • Farmasi: Novell Pharmaceutical.

Kegunaan

Glinov digunakan untuk mengobati rasa sakit yang disebabkan oleh kerusakan saraf karena diabetes, infeksi herpes zoster, atau cedera saraf tulang belakang.

Dosis & Cara Penggunaan

Penggunaan Obat Ini Harus Dengan Resep Dokter.
Dosis dan penggunaan Glinov:

1. Tambahan kejang parsial
Dewasa: Awalnya, 150 mg / hari, dapat meningkat hingga 300 mg / hari setelah minggu. Maksimal: 600 mg / hari. Semua dosis diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi.

2. Kegelisahan
Dewasa: Awalnya, 150 mg / hari, dapat meningkat 150 mg setiap minggu. Maksimal: 600 mg / hari. Semua dosis diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi.

3. Nyeri neuropatik
Dewasa: Awalnya, 150 mg / hari, dapat meningkat menjadi 300 mg / hari setelah 3-7 hari. Maksimal: 600 mg / hari setelah interval 7 hari. Semua dosis diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi.

4. Fibromyalgia
Dewasa: Awalnya, 150 mg / hari, dapat meningkat hingga 300 mg / hari setelah minggu. Maksimal: 450 mg / hari, jika perlu. Semua dosis diberikan dalam 2 atau 3 dosis terbagi.

Efek Samping

Efek samping yang mungkin terjadi pada penggunaan Glinov:
1.Pusing
2. Sakit kepala
3. Penglihatan kabur
4. Vertigo (sakit kepala sebelah)
5. Kelelahan
6. Mudah marah
7. Kram otot
8. Nyeri punggung dan tungkai
9. Insomnia (sulit tidur)
10. Nasofaringitis (nfeksi dinding faring)
11. Ataksia ( gangguan gerakan tubuh yang disebabkan masalah pada otak)
12. Tremor
13. Amnesia (lupa ingatan)
14. Mulut kering, sembelit, diare, muntah, mual, perut kembung, dan peningkatan nafsu makan.

Kontraindikasi:-

Interaksi Obat:

Berikut adalah beberapa Interaksi obat yang umumnya terjadi saat penggunaan Glinov:
1. Dapat mempotensiasi efek lorazepam.
2. Efek depresan Sistem Syaraf Pusat (SSP) aditif dg opiat dan benzodiazepin.
3. Dapat meningkatkan risiko angioedema dengan penghambat ACE.
4. Dapat meningkatkan risiko peningkatan berat badan dan edema perifer dengan thiazolidinediones.

Kategori Kehamilan:

Keamanan kehamilan menurut FDA (Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat) mengkategorikan Glinov ke dalam Kategori C dengan penjelasan sebagai berikut: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping pada janin (teratogenik atau embriosidal atau efek samping lainnya) dan belum ada studi terkontrol pada wanita, atau studi terhadap wanita dan binatang percobaan tidak dapat dilakukan. Obat hanya dapat diberikan jika manfaat yang diperoleh melebihi besarnya resiko yang mungkin timbul pada janin. Penelitian pada hewan tidak selalu bisa dijadikan dasar keamanan pemakaian obat terhadap wanita hamil. Belum adanya penelitian klinis yang memadai dan terkendali dengan baik pada ibu hamil membuat pemakaian obat-obat seperti Glinov selama kehamilan tetap harus dikonsultasikan terlebih dahulu dengan Dokter.